Berita

Presiden AS Donald Trump. (Foto: Shutterstock)

Bisnis

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

SABTU, 14 MARET 2026 | 13:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak dunia dipastikan tidak akan menembus level 200 Dolar AS per barel meski konflik di Timur Tengah terus memanas.

Hal tersebut dikatakan Menteri Energi Amerika Serikat, Chris Wright, di tengah kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan minyak akibat perang yang melibatkan AS, Israel, dan Iran.

“Saya akan mengatakan tidak mungkin,” ujar Wright dikutip dari Economic Times, Sabtu, 14 Maret 2026.


Meski demikian, Wright menegaskan pemerintah AS saat ini lebih fokus pada operasi militer dan upaya menyelesaikan konflik yang sedang berlangsung.

“Kami fokus pada operasi militer dan menyelesaikan masalah,”tuturnya.

Pernyataan tersebut muncul setelah pejabat Iran memperingatkan harga minyak bisa melonjak drastis jika ketegangan di kawasan terus meningkat.

Juru bicara markas komando militer Khatam al-Anbiya Headquarters di Teheran, Ebrahim Zolfaqari, sebelumnya mengatakan dunia harus bersiap menghadapi harga minyak hingga 200 dolar AS per barel.

“Bersiaplah untuk harga minyak mencapai 200 dolar AS per barel karena harga minyak bergantung pada keamanan regional yang telah Anda destabilisasi,” kata Zolfaqari.

Lonjakan harga minyak ini sendiri sudah mulai terasa di pasar global. Harga minyak sempat melonjak di atas 100 dolar AS per barel setelah serangkaian serangan terhadap kapal tanker dan meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk, termasuk di jalur pelayaran Selat Hormuz yang menjadi rute utama distribusi minyak dunia.

Perang tersebut telah memaksa negara-negara Teluk Timur Tengah untuk mengurangi total produksi minyak setidaknya 10 juta barel per hari, sekitar 10 persen dari permintaan dunia. 

Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan pada hari Kamis bahwa ini adalah gangguan pasokan minyak dalam sejarah pasar global.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya