Berita

Amerika Serikat adakan sayembara untuk penangkapan tokoh-tokoh Iran (Akun X @RJF_USA)

Global

AS Pasang Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi tentang Mojtaba Khamenei

SABTU, 14 MARET 2026 | 12:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, Amerika Serikat menawarkan hadiah hingga 10 juta Dolar AS atau sekitar Rp169,6 miliar bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi mengenai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei.

Dikutip dari Al-Arabiya, Sabtu, 14 Maret 2026, Washington tidak hanya memburu Mojtaba Khamenei. Pemerintah AS juga mencari informasi terkait sejumlah pejabat penting Iran lainnya.

Beberapa tokoh yang masuk dalam daftar tersebut antara lain kepala keamanan Iran Ali Larijani, Menteri Intelijen Esmail Khatib, serta Menteri Dalam Negeri Eskandar Momeni.


Dalam pernyataan resminya, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menuduh para pejabat tersebut memimpin berbagai operasi yang berkaitan dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) di berbagai belahan dunia.

“Individu-individu ini memimpin dan mengarahkan berbagai elemen IRGC yang merencanakan, mengorganisir, dan menjalankan aksi terorisme di seluruh dunia,” demikian pernyataan Departemen Luar Negeri AS.

Amerika Serikat sendiri telah lama menetapkan IRGC sebagai organisasi teroris asing. Washington juga menuduh Iran terlibat dalam berbagai serangan yang menewaskan warga negara Amerika.

Selain itu, AS menuding Iran pernah merencanakan upaya pembunuhan terhadap Presiden Donald Trump sebagai balasan atas kematian komandan militer Iran, Qassem Soleimani, yang tewas dalam serangan AS pada 2020.

Di sisi lain, pemerintah Iran menolak seluruh tuduhan tersebut. Teheran secara konsisten menyebut tudingan terorisme dari Amerika Serikat sebagai serangan politik yang tidak berdasar.

Pemerintah Iran juga menilai klaim tersebut kerap digunakan Washington untuk membenarkan kebijakan tekanan politik dan sanksi ekonomi terhadap negara tersebut.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya