Berita

Rekaman CCTV lokasi Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus disiram air keras, Kamis, 12 Maret 2026. (Foto: tangkapan layar CCTV)

Politik

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

JUMAT, 13 MARET 2026 | 22:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo menyatakan keprihatinannya atas insiden penyerangan terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus oleh orang tak dikenal.

“Pertama, tentu kita prihatin atas peristiwa yang menimpa aktivis KontraS tersebut,” ujar Rudianto kepada wartawan, Jumat, 13 Maret 2026.

Menurut Rudianto, tindakan kekerasan yang mengancam keselamatan seseorang, apalagi dengan cara penyiraman air keras, merupakan perbuatan kriminal yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum.


“Tindakan kekerasan dan upaya mencederai fisik melalui penyiraman air keras adalah perilaku kriminal yang harus dimintai pertanggungjawaban,” jelasnya.

Atas insiden itu, legislator Nasdem tersebut meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus penyerangan tersebut hingga ke akar persoalan.

“Harus dibongkar dan diungkap siapa pelaku serta apa motif di balik peristiwa penyerangan air keras tersebut,” tegasnya.

Polda Metro Jaya membenarkan adanya peristiwa penyiraman cairan berbahaya terhadap Andrie Yunus di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan korban telah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), sementara kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian tersebut.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis di RSCM dan kepolisian sedang melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tersebut,” ujar Budi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya