Berita

Buka puasa bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di BSI Tower Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026. (Foto: Dok. MES)

Politik

Buka Puasa MES, Rosan Soroti Peran Ekonomi Syariah Hadapi Ketidakpastian Global

JUMAT, 13 MARET 2026 | 20:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menggelar kegiatan buka puasa bersama untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan ekonomi syariah di BSI Tower, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Kegiatan yang dituanrumahi Bank Syariah Indonesia tersebut turut dihadiri Wakil Presiden ke-13 RI Maruf Amin, Ketua Umum dan Ketua Harian Pengurus Pusat MES terpilih, serta sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan di sektor ekonomi dan keuangan syariah.

Ketua Umum Pengurus Pusat MES Rosan Roeslani mengatakan, Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meneguhkan komitmen dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.


Rosan juga menyoroti dinamika global yang tengah berlangsung, termasuk ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang dinilai dapat memengaruhi stabilitas ekonomi global, mulai dari ketidakpastian harga energi hingga volatilitas pasar keuangan.

“Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian seperti sekarang, kita membutuhkan fondasi ekonomi yang kuat dan berkelanjutan. Ekonomi syariah memiliki potensi besar untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional karena membawa nilai keadilan, keseimbangan, serta keberpihakan kepada sektor riil,” ujar Rosan.

Ia menambahkan, pengembangan ekonomi syariah membutuhkan kolaborasi luas dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku industri, lembaga keuangan, akademisi, ulama, hingga organisasi masyarakat.

“Ketika seluruh pemangku kepentingan dapat berjalan bersama dalam satu semangat yang sama, kita akan mampu membangun ekosistem ekonomi syariah yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara itu juga mengungkapkan bahwa struktur kepengurusan baru MES masih dalam tahap finalisasi dan ditargetkan segera rampung untuk diumumkan secara resmi dalam waktu dekat.

“Kepengurusan tersebut diharapkan membuat organisasi bergerak lebih dinamis, kolaboratif, dan berdampak bagi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia,” pungkas Rosan.

Sementara itu, Ketua Harian PP MES Ferry Juliantono menilai masa depan ekonomi syariah tidak hanya bertumpu pada sektor keuangan syariah dan industri halal, tetapi juga harus diperkuat melalui sektor riil.

Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koperasi, Ferry menyoroti potensi besar koperasi pondok pesantren sebagai motor penggerak ekonomi umat karena memiliki ekosistem yang kuat, mulai dari sumber daya manusia hingga komunitas ekonomi yang solid.

“Dari pesantren kita bisa membangun model pengembangan sektor riil ekonomi syariah, mulai dari produksi hingga jejaring usaha yang berkelanjutan,” demikian Ferry.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya