Berita

Menko Airlangga Hartarto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat 13 Maret 2026. (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Airlangga Lapor Prabowo Rasio Utang RI Terendah di Dunia

JUMAT, 13 MARET 2026 | 20:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan perkembangan kondisi utang Indonesia kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat 13 Maret 2026.

Airlangga melaporkan rasio utang luar negeri saat ini 29,9 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Utang luar negeri masih rendah 29,9 persen dari PDB per hari ini," ujar Airlangga di hadapan Prabowo.


Prabowo kemudian mengonfirmasi besaran rasio utang luar negeri yang dilaporkan.

"Maaf, maaf, 29 persen atau 39 persen? Menurun ya?" tanya Prabowo.

Airlangga menjelaskan bahwa angka 29,9 persen tersebut hanya mencerminkan posisi utang luar negeri. 

"Utang luar negeri saja, Pak. Utang luar negeri. Di luar yang diambil dari dalam negeri, Pak," jelasnya

Ia mengatakan jika seluruh utang pemerintah dihitung dari dalam negeri maupun luar negeri, maka rasionya berada di kisaran 40 persen terhadap PDB.

Prabowo pun menilai rasio tersebut masih tergolong rendah dibandingkan banyak negara lain di dunia. Airlangga membenarkan penilaian tersebut.

"Masih salah satu terendah di dunia?" tanya Prabowo.

"Masih terendah," jawab Airlangga.

Selain itu, Airlangga juga melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia yang saat ini mencapai sekitar 151,9 miliar dolar AS. 

Nilai tersebut setara dengan pembiayaan sekitar enam bulan impor dan meningkat dibandingkan posisi tahun sebelumnya yang berada di kisaran 140 miliar dolar AS.

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung juga telah menyampaikan realisasi pembiayaan utang pemerintah hingga akhir Februari 2026 mencapai Rp185,3 triliun.

Jumlah tersebut setara dengan 22,3 persen dari target pembiayaan utang dalam APBN 2026 yang dipatok sebesar Rp832,2 triliun.

"Pembiayaan anggaran tahun 2026 terjaga dengan baik dalam batas terkendali. Realisasinya per akhir Februari mencapai Rp185,3 triliun atau 22,3 persen dari target," kata Juda dalam konferensi pers APBN di Kantor Kementerian Keuangan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya