Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Bicara Penghematan Ala Pakistan, Potong Gaji Pejabat Jadi Opsi

JUMAT, 13 MARET 2026 | 19:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyinggung langkah penghematan yang dilakukan pemerintah Pakistan saat memimpin Sidang Kabinet di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026. 

Contoh tersebut disampaikan sebagai perbandingan bagi pemerintah Indonesia dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang dipicu konflik di kawasan Timur Tengah.

Dalam paparannya di hadapan jajaran Kabinet Merah Putih, Prabowo menyebut pemerintah Pakistan menerapkan kebijakan penghematan luas, mulai dari pembatasan aktivitas perkantoran hingga pengurangan hari kerja sebagai upaya menekan konsumsi energi dan pengeluaran negara.


“Mereka melaksanakan work from home, kerja dari rumah untuk semua kantor pemerintah maupun swasta. 50 persen bekerja dari rumah, kemudian hari kerja mereka potong hanya menjadi empat hari,” jelasnya.

Selain itu, kata Prabowo, Pakistan juga memangkas gaji pejabat negara dan anggota parlemen untuk dialihkan membantu kelompok masyarakat yang paling rentan. 

“Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR, dan semua penghematan gaji ini dikumpulkan untuk membantu kelompok yang paling rentan atau kelompok yang paling lemah,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan penghematan di negara tersebut juga mencakup pembatasan penggunaan kendaraan dinas, penghentian berbagai belanja pemerintah, hingga pembatasan perjalanan dinas luar negeri. 

“Mereka hentikan semua kunjungan ke luar negeri, kemudian mereka kurangi, tidak boleh menggunakan dana pemerintah untuk acara-acara pesta dan sebagainya,” kata dia.

Menurut Prabowo, contoh tersebut dapat menjadi bahan kajian bagi pemerintah Indonesia untuk memperkuat disiplin fiskal dan menekan potensi pelebaran defisit anggaran.

“Ini hanya contoh ya, ini contoh. Maksud saya ini ada berapa hari saya kira kita bisa mengkaji masalah ini ya kan. Saya kira kita juga harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan. Saya percaya dua tiga tahun kita akan sangat kuat, tapi tetap kita harus hemat konsumsi," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya