Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Paripurna Kabinet di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.
Berdasarkan pantauan RMOL di lokasi, sidang digelar setelah Kepala Negara bersama para pejabat Kabinet Merah Putih menyelesaikan pembayaran zakat fitrah dan zakat maal di ruangan tengah Istana.
Sekitar pukul 16.10 WIB, Presiden yang mengenakan baju safari krem dan peci hitam berjalan dari ruang pembayaran zakat menuju ruang sidang kabinet.
Di lokasi tersebut, para anggota Kabinet Merah Putih telah lebih dahulu menempati kursi yang disediakan dan menunggu kedatangan kepala negara.
Sejumlah pejabat tinggi tampak hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, serta Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno. Turut hadir pula Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Selain itu terlihat Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala Staf Presiden Muhammad Qodari, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Rapat juga dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi Digital Meutya Hafid, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti.
Setibanya di ruang sidang, Presiden menyalami para menteri dan pejabat yang telah hadir satu per satu.
Setelah itu, Prabowo mengambil tempat duduk di barisan paling depan, berdampingan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sebelum memulai jalannya sidang kabinet.
Dalam pidato pembukanya, Prabowo menjelaskan bahwa sidang hari ini digelar untuk memastikan kesiapan kementerian dan lembaga dalam menghadapi periode mudik serta kebutuhan masyarakat selama libur Lebaran.
Ia kemudian meminta sejumlah menteri terkait untuk melaporkan terkait persiapan lebaran dan perkembangan ekonomi di tengah ketegangan politik di Timur Tengah.
"Ini adalah lebaran kedua pemerintahan kita, menko pangan, menteri perdagangan, menteri pertanian, pastikan agar pasokan pangan stabil dan aman dan harga-harga bisa kita jaga. Nanti mungkin beberapa menteri akan menyampaikan laporannya," kata Presiden.