Berita

Rismon Hasiholan Sianipar. (Foto: Setwapres)

Politik

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

JUMAT, 13 MARET 2026 | 14:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Di tengah polemik mengenai keaslian ijazah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming, Ahli Digital Forensik Rismon Hasiholan Sianipar menyatakan bahwa dokumen tersebut asli berdasarkan hasil pengujiannya secara ilmiah.

Hal ini disampaikan Rismon kepada awak media, usai menemui Wapres Gibran di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Maret 2026.

“Iya, asli,” tegasnya.


Rismon menjelaskan bahwa dirinya telah melakukan berbagai metode penelitian untuk membuktikan keaslian ijazah Jokowi dan Gibran yang sempat menjadi perdebatan publik. 

“Daripada saya disorak-soraki, seolah-olah jadi pahlawan, pahlawan kebenaran, pahlawan ini-itu, tetapi menyembunyikan kebenaran itu. Karena sudah saya uji dengan 3 variabel, yaitu 2 variabel geometri, translasi, rotasi, dan pencahayaan. Itu semua mengoreksi temuan saya,” terangnya.

Pada kesempatan ini, Rismon juga menyampaikan bahwa dirinya siap untuk membuktikan metode penelitiannya, baik secara pribadi maupun secara terbuka, termasuk kepada rekan-rekannya yang masih meragukan keaslian ijazah tersebut. 

Menurutnya, penting untuk mengungkapkan kepada publik mengenai keaslian ijazah Jokowi dan Gibran sesuai dengan temuan yang diperolehnya.

”Jangan sembunyikanlah, ayolah. Meskipun awalnya kalian akan dianggap pengkhianat, itu akan lebih ringan daripada kalian sembunyikan,” tuturnya.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya