Berita

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bisnis

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

JUMAT, 13 MARET 2026 | 13:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) secara resmi merilis laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025. 

Sepanjang tahun tersebut, fokus utama Perseroan tertuju pada penyelesaian pembangunan Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. 

Sebagai proyek emas prioritas, penyelesaian fasilitas pengolahan dan infrastruktur utama di lokasi tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Februari 2026 melalui pelaksanaan produksi emas perdana. Langkah operasional ini diperkuat dengan penandatanganan kesepakatan jual beli emas (Gold Sales & Purchase Agreement) bersama PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).


Secara finansial, kinerja Perseroan pada tahun 2025 masih mencatatkan laba bersih negatif, sebuah kondisi yang wajar mengingat Perseroan masih berada dalam fase konstruksi besar-besaran. Namun, optimisme muncul setelah pengiriman emas perdana kepada ANTM berhasil direalisasikan pada 27 Februari 2026. Hal ini memastikan bahwa Perseroan akan mulai membukukan pendapatan pada laporan keuangan kuartal pertama tahun 2026. 

Dengan dukungan harga emas yang kondusif serta struktur biaya produksi yang efisien, EMAS memproyeksikan terjadinya pembalikan kinerja menuju profitabilitas pada tahun buku 2026, dengan target produksi tahunan yang dipatok mencapai 100.000 hingga 115.000 ounce emas.

Presiden Direktur EMAS, Boyke Poerbaya Abidin, menegaskan bahwa dimulainya produksi di Pani merupakan transisi krusial dari tahap pembangunan menuju operasional komersial yang lebih stabil dan terukur. 

"Fokus kami saat ini adalah memastikan proses ramp-up berjalan dengan baik sehingga Tambang Emas Pani dapat mencapai tingkat produksi optimal.” ujar Boyke, dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat 13 Maret 2026.

Boyke menambahkan bahwa fondasi pertumbuhan ini telah dibangun sejak awal proyek pada tahun 2022, di mana Proyek Pani memiliki basis sumber daya yang besar dengan potensi umur tambang jangka panjang yang diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.

Keberhasilan pengembangan proyek ini tidak lepas dari dukungan pembiayaan awal dari induk perusahaan, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), yang memungkinkan pembangunan berjalan efisien sebelum pelaksanaan penawaran umum perdana saham. 

Pasca-IPO, Perseroan secara aktif melakukan penyesuaian struktur permodalan untuk menciptakan neraca yang lebih optimal. Dengan estimasi sumber daya mineral lebih dari 7 juta ounce emas, 

Tambang Pani saat ini beroperasi sebagai tambang terbuka menggunakan metode Heap Leach, dan direncanakan akan terus berkembang melalui fasilitas Carbon-in-Leach yang ditargetkan mulai berproduksi pada tahun 2028. 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya