Berita

Presiden AS Donald Trump (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Fox News)

Global

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

JUMAT, 13 MARET 2026 | 13:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengatakan pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, kemungkinan masih hidup meski mengalami luka setelah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump menyebut kondisi Mojtaba belum sepenuhnya jelas, tetapi ia meyakini tokoh tersebut masih bertahan hidup.

“Saya pikir dia mungkin masih hidup. Saya rasa dia terluka, tetapi kemungkinan masih hidup dalam suatu bentuk,” kata Trump, dikutip dari Reuters, Jumat, 13 Maret 2026.


Sebelumnya, putra dari mendiang pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei menyampaikan pernyataan publik pertamanya setelah perang. Namun, pernyataan itu tidak disampaikan langsung olehnya, melainkan dibacakan oleh presenter televisi pemerintah Iran pada Kamis.

Seorang pejabat Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Mojtaba memang mengalami luka ringan akibat perang, tetapi masih menjalankan tugasnya sebagai pemimpin negara. Televisi pemerintah Iran juga menggambarkannya sebagai pemimpin yang terluka dalam konflik tersebut.

Dalam pesan yang disampaikan, Mojtaba Khamenei menegaskan sikap keras terhadap Amerika Serikat dan sekutunya. Ia bersumpah akan tetap menutup jalur energi penting dunia, Selat Hormuz, serta memperingatkan negara-negara tetangga agar menutup pangkalan militer AS di wilayah mereka atau menghadapi serangan Iran.

Perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel sendiri dimulai pada 28 Februari, ketika Washington dan Tel Aviv melancarkan serangan ke Iran. Teheran kemudian membalas dengan menyerang Israel serta beberapa negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.

Memasuki hampir dua pekan konflik, perang tersebut telah menewaskan ribuan orang dan mengguncang pasar keuangan global. Hingga kini, para pemimpin Iran, Israel, dan AS sama-sama menunjukkan sikap tidak mundur dan bertekad melanjutkan pertempuran.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya