Berita

Situasi Stasiun Pasar Senen. (Foto: RMOL)

Nusantara

Program Motis Kemenhub Target Kurangi Pemudik Motor di Jalan Raya

JUMAT, 13 MARET 2026 | 13:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Perhubungan menggelar Program Angkutan Motor Gratis dengan Kereta Api (Motis) jelang arus mudik Idulfitri 2026 guna memfasilitasi pemudik yang ingin membawa sepeda motornya ke kampung halaman.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub, Arif Anwar, berharap program Motis dapat mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor di jalan raya saat arus mudik Lebaran

"Kuota 11.900 motor yang kami sediakan, berarti ada 11.900 motor yang tidak digunakan di jalan, kalau satu motor rata-rata dua orang, berarti sekitar 22.000 sampai 24.000 orang tidak pakai motor di jalan," kata Arif Anwar saat melepas keberangkatan pemudik Motis di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, tujuan Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta, Jumat, 13 Maret 2026.


Program Motis Lebaran 2026 melayani tiga lintas utama, yakni lintas utara, lintas tengah, dan lintas selatan. 
Selain menyapa para pemudik, Arief juga memberikan bingkisan dan melakukan pemeriksaan motor-motor yang dimuat dalam gerbong.

Jumlah pendaftar program ini terhitung melebihi kuota yang disediakan karena sistem layanan Motis bersifat dinamis.
Dari total kuota 11.900 motor yang disediakan, jumlah pendaftar hingga saat ini mencapai 12.941 motor.

Adapun syarat mengikuti program Motis antara lain sepeda motor dengan kapasitas mesin di bawah 200 cc serta melampirkan dokumen berupa kartu keluarga (KK), surat izin mengemudi (SIM), dan kartu tanda penduduk (KTP) yang masih berlaku. 

“Lalu saat verifikasi harus membawa itu semua,” katanya.

Arif menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan kendaraan yang diangkut menggunakan kereta dalam program Motis, karena sepeda motor peserta akan diasuransikan. 

“Jadi kalau ada kerusakan dan lain sebagainya, kami tanggung,” tutupnya.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya