Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Global Bergejolak, Rupiah Tertekan ke Rp16.924

JUMAT, 13 MARET 2026 | 10:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar Rupiah kembali tertekan ke Rp16.924 per Dolar AS pada awal perdagangan pasar spot, Jumat pagi 13 Maret 2026.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.53 WIB, Rupiah tercatat melemah 0,18 persen, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang mendorong lonjakan harga minyak dunia.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan tekanan terhadap rupiah dipicu oleh melonjaknya harga minyak global pada perdagangan Kamis setelah sempat menembus level psikologis 100 Dolar AS per barel.


“Harga minyak melonjak tajam pada hari Kamis, sempat naik melewati 100 dolar AS per barrel setelah laporan media menyebutkan dua kapal tanker minyak internasional telah dihantam di dekat Irak,” ujar Ibrahim dalam keterangan tertulisnya.

Ia menambahkan, laporan lain menyebutkan Oman mengevakuasi salah satu terminal ekspor minyak utamanya. 

Sementara itu, Iran dilaporkan memblokir Selat Hormuz yang merupakan jalur pelayaran strategis bagi distribusi energi global.

“Laporan lain menunjukkan Oman mengevakuasi terminal ekspor minyak utama, sementara Iran terlihat memblokir Selat Hormuz, jalur pasokan utama untuk sekitar seperlima minyak dunia,” jelasnya.

Lonjakan harga minyak tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan inflasi global dalam jangka panjang. 

Kondisi ini juga meningkatkan kekhawatiran bahwa bank sentral di berbagai negara akan mengambil kebijakan moneter yang lebih agresif dalam beberapa bulan mendatang.

Di sisi lain, sinyal yang beragam terkait konflik Iran turut memicu volatilitas di pasar komoditas, termasuk logam, sepanjang pekan ini. 

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama sejumlah pejabat lainnya m beberapa kali menyatakan konflik Iran mendekati akhir, namun ketegangan antara AS, Israel, dan Iran masih berlangsung.

Sentimen global tersebut juga menekan pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pagi ini turun 24 poin ke level 7.338.

Hingga pukul 09.55 WIB, IHSG semakin tertekan dengan penurunan 76,9 poin atau 1,05 persen ke posisi 7.273, berdasarkan data RTI Business.

Pergerakan pasar menunjukkan 485 saham melemah, 162 saham menguat, dan 153 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp3,9 triliun dengan volume perdagangan 10,7 miliar lembar saham yang berpindah tangan sebanyak 579 ribu kali.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya