Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Alokasikan 90 Ribu Hektare Hutan untuk Konservasi Gajah Sumatra

JUMAT, 13 MARET 2026 | 09:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah menyiapkan langkah strategis untuk menyelamatkan populasi gajah di Indonesia yang kian terdesak akibat penyusutan habitat alami. 

Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah penerbitan Instruksi Presiden (Inpres) khusus oleh Presiden Prabowo Subianto guna memperkuat upaya penyelamatan gajah Sumatra dan gajah Borneo.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan, kebijakan tersebut diambil setelah pemerintah melihat adanya penurunan signifikan pada jumlah kantong habitat gajah di Indonesia dalam beberapa dekade terakhir.


“Secara saintifik dulu ada 42 kantong gajah di Indonesia. Ketika pertama kali Pak Presiden Prabowo Subianto memberikan amanah kepada saya sebagai Menteri Kehutanan, saya cek kembali, kantong gajah yang dahulu jumlahnya 42, sekarang tinggal 21 saja,” kata Raja Juli Antoni di Istana Kepresidenan, Kamis, 12 Maret 2026.

Ia menjelaskan, penyusutan kantong habitat itu menjadi peringatan serius bagi pemerintah. Tanpa langkah intervensi yang kuat, kerusakan habitat dikhawatirkan akan terus berlanjut dan berpotensi mengancam keberlangsungan satwa yang menjadi salah satu spesies ikonik Indonesia tersebut.

“Kalau tidak ada intervensi serius oleh pemerintah, maka kerusakan kantong-kantong gajah ini adalah sebuah keniscayaan. Karena itu populasi gajah sebagai satwa dilindungi tidak menutup kemungkinan bisa punah,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya penyelamatan itu, Prabowo juga telah menyerahkan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) yang dimilikinya untuk dimanfaatkan sebagai kawasan konservasi gajah Sumatra. 

Luas kawasan yang dialokasikan bahkan terus bertambah hingga mencapai sekitar 90 ribu hektare.

Raja Juli Antoni menambahkan, komitmen tersebut sebelumnya sempat diumumkan saat Presiden berada di Aceh dan kembali ditegaskan ketika Prabowo bertemu dengan Raja Inggris, Charles III, di London.

“Awalnya King Charles meminta 10 ribu hektare. Pak Presiden menyerahkan 20 ribu hektare, bahkan sekarang menjadi 90 ribu hektare. Semuanya diperuntukkan untuk menjaga habitat gajah di Sumatera,” kata dia.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya