Berita

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggi (Tangkapan layar RMOL dari siaran CNBC)

Bisnis

ESDM Pastikan Pasokan BBM Terus Diperbarui, Stok Aman

JUMAT, 13 MARET 2026 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan ketersediaan energi nasional tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global yang memengaruhi harga minyak dunia. 

Pemerintah menegaskan bahwa pasokan BBM nasional tidak bergantung pada cadangan statis semata, melainkan terus diperbarui secara berkelanjutan.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggi, menjelaskan bahwa masih banyak kesalahpahaman di masyarakat mengenai informasi cadangan energi nasional. Menurutnya, angka cadangan yang sering disebut sekitar 20 hari bukan berarti stok BBM akan habis setelah periode tersebut.13 Maret 2026.


Ia menegaskan bahwa angka tersebut merupakan standar minimum cadangan energi nasional yang harus dipenuhi pemerintah. Saat ini, posisi cadangan energi Indonesia bahkan berada di atas batas minimum tersebut.

“Yang disampaikan oleh Pak Menteri adalah bahwa cadangan energi kita saat ini berada di atas standar minimum cadangan energi nasional. Standar minimum tersebut adalah 20 hari, sementara cadangan kita berada di atas 21 hari dan bisa mencapai hingga 26 hari,” jelas Dwi dalam tayangan wawancara di sebuah televisi swasta, dikutip redaksi di Jakarta, Jumat 13 Maret 2026.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sistem pengelolaan stok energi di Indonesia bersifat dinamis. Cadangan energi tidak dibiarkan berkurang tanpa pengisian, melainkan terus diperbarui setiap hari melalui berbagai sumber pasokan.

“Ini bukan berarti setelah 21 hari cadangan akan habis. Sistem pengisian stok atau refilling dilakukan setiap hari. Jadi pasokan terus diperbarui, baik dari produksi domestik maupun dari impor,” ujarnya.

Dengan mekanisme tersebut, pemerintah memastikan ketersediaan energi nasional tetap aman. Pembaruan pasokan yang berlangsung secara berkelanjutan membuat stok energi dapat terus terjaga, meskipun terjadi dinamika pada pasar energi global.

Pemerintah juga tetap memantau perkembangan geopolitik internasional serta memastikan distribusi energi di dalam negeri berjalan lancar, terutama menjelang periode Lebaran ketika kebutuhan energi masyarakat cenderung meningkat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya