Berita

Diskusi PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) bersama Aliansi Jurnalis Peduli Lingkungan, Rabu, 11 Maret 2026. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Nusantara

Ramadan jadi Momentum Edukasi Penggunaan Air dengan Bijak

KAMIS, 12 MARET 2026 | 16:17 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Bulan suci Ramadan dinilai dapat menjadi momentum untuk menanamkan kesadaran menjaga lingkungan, khususnya dalam penggunaan air secara bijak. 

Hal itu disampaikan perwakilan PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam diskusi lingkungan bersama Aliansi Jurnalis Peduli Lingkungan di Jakarta, Rabu, Maret 2026.

Laboratorium Manager PPLI, Muhammad Yusuf Firdaus, menyoroti kebiasaan masyarakat yang masih menggunakan deterjen berbusa berlebihan. Menurutnya, busa yang menumpuk dapat merusak ekosistem sungai.


“Untuk mencuci kadang ibu-ibu suka deterjen yang busanya melimpah. Padahal busa ini jadi masalah, kalau menumpuk terus ujung-ujungnya sinar matahari tidak bisa masuk ke sungai,” kata Yusuf.

Ia juga menyinggung kebiasaan boros air saat berwudhu. 

“Kadang saat wudhu, kerannya dibuka maksimal. Padahal ini wudhu, bukan mandi,” ujarnya.

Supervisor Environmental Database and Program PPLI, Irfan Maulana, menambahkan penggunaan air untuk wudhu sering kali jauh melebihi kebutuhan.

“Rata-rata penggunaan air tiap wudhu per orang mencapai 2,9 hingga 5 liter. Padahal secara sunnah hanya membutuhkan sekitar 0,5 hingga 0,7 liter air,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur LAZNAS Al-Azhar, Iwan Rahman, menilai perilaku boros air di Indonesia dipengaruhi oleh melimpahnya sumber air. 

Karena itu ia mendorong penerapan konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R) berbasis rumah ibadah dan lingkungan masyarakat.

“Sebagai negara yang air tanahnya melimpah, kita tidak pernah merasakan panasnya gurun. Sehingga mengonsumsi air dalam jumlah besar seolah hal biasa,” pungkas Iwan.

Para narasumber sepakat, edukasi lingkungan perlu terus disampaikan, termasuk melalui kegiatan keagamaan selama Ramadan agar kesadaran menjaga air sebagai sumber kehidupan semakin kuat.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya