Berita

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), yang juga tersangka kasus dugaan tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo didampingi tim penasihat hukum Refly Harun di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Kamis 12 Maret 2026 (Dokumen Istimewa)

Politik

Tanggapi Sikap Rismon, Roy Suryo Pastikan Tak Mundur di Polemik Ijazah Jokowi

KAMIS, 12 MARET 2026 | 14:28 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, yang juga tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, menegaskan bahwa dirinya tidak akan mundur dalam kasus ini.

Roy menyatakan keyakinannya bahwa ijazah Jokowi 99,9 persen palsu, sebagai respons terhadap sikap ahli digital forensik Rismon Sianipar yang sebelumnya mengajukan permohonan restorative justice.

“Kami mengatakan kita tidak mundur 0,1 persen pun. Kenapa 0,1 persen? Ya itu sisanya dari 99,9 persen. Itu 0,1 persen. Jadi kita tidak mundur,” ujar Roy saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis 12 Maret 2026. 


Meski tegas dalam pendiriannya, Roy menyampaikan sikap santun terhadap Rismon. Ia justru mendoakan agar rekannya itu diberikan hidayah dan perlindungan.

“Saya mendoakan, semoga sahabat kita, Rismon Hasiholan Sianipar, diberikan hidayah oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Diberikan pencerahan, hal terbaik, dan perlindungan untuk dia,” tutur Roy.

Sebelumnya, Rismon mengajukan permohonan restorative justice (RJ) dalam kasus ini.

“Minggu lalu menyampaikan permohonan restorative justice,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, kepada wartawan, Rabu 11 Maret 2026. 

Hingga saat ini, penyidik masih memproses permohonan RJ yang diajukan Rismon tersebut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya