Berita

Penemuan mayat perempuan di dalam kotak plastik di Gang Seroja, Jalan Menteng VII, Medan Denai, Kota Medan. (Foto: Istimewa)

Presisi

Dua Remaja Diamankan Buntut Penemuan Mayat Wanita dalam Kotak Plastik

KAMIS, 12 MARET 2026 | 05:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Teka-teki penemuan mayat perempuan di dalam kotak plastik di Gang Seroja, Jalan Menteng VII, Medan Denai, Kota Medan, mulai terkuak. Polisi dalam hitungan jam berhasil menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam penemuan mayat tersebut.

Dikutip dari RMOLSumut, kedua terduga pelaku berinisial SHR (19) dan SAN (19). Mereka ditangkap di lokasi berbeda setelah polisi menelusuri jejak dari rekaman kamera pengawas di sekitar tempat pembuangan jasad.

SHR diamankan di Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak. Sementara SAN ditangkap di kawasan Jalan Flamboyan Raya, Kecamatan Medan Tuntungan.


Dari rekaman CCTV yang beredar, SHR terlihat mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan atribut ojek online. Di belakangnya, SAN duduk sambil memegangi sebuah kotak kontainer yang belakangan diketahui berisi jasad korban.

Korban kemudian teridentifikasi sebagai Rahmadani Siagian. Informasi yang dihimpun menyebutkan SAN merupakan kekasih korban.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto membenarkan penangkapan dua remaja tersebut. Namun, polisi masih mendalami peran masing-masing serta motif di balik kematian korban.

“Sementara dua orang yang kita amankan dan masih terus kita dalami,” ujar Bayu, Rabu 11 Maret 2026.

Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua terduga pelaku. Polisi juga menunggu hasil visum dari RS Bhayangkara untuk memastikan penyebab pasti kematian Rahmadani.

Sebelumnya, jasad Rahmadani ditemukan warga pada Selasa, 10 Maret 2026 di dalam boks plastik di Gang Seroja. Kondisi korban saat ditemukan tanpa busana dan memicu kehebohan warga sekitar.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya