Berita

Nusantara

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

RABU, 11 MARET 2026 | 20:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ramadan tak hanya jadi momen ibadah bagi umat Muslim. Bagi Romo Aloys Budi Purnomo, Sekretaris Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia (Kom-HAK KWI), bulan suci ini juga jadi ajang mempererat persaudaraan lintas iman.

Di pekan kedua Ramadan 2026, Romo Budi melakukan Safari Ramadan di Indonesia Tengah, mulai dari Waingapu, Sumba Timur (NTT) hingga Gianyar, Bali.

Agenda pertama berlangsung di Pengadilan Agama Kemenag Waingapu, Rabu, 4 Maret. Romo Budi hadir bersama RD Jack, Ketua Kom-HAK Keuskupan Weetebula.


Sehari setelahnya, Kamis malam, Romo Budi menghadiri Buka Puasa Bersama lintas agama di Aula Bintang Kejora Paroki Maria Bunda Selalu Menolong (MBSM), Kambajawa, Waingapu.

Suasananya hangat. Ratusan orang dari berbagai agama berkumpul. Muslim dan Katolik duduk bersama menikmati hidangan berbuka.

“Suasana sangat akrab dan penuh persaudaraan. Ini momen yang menyatukan umat dalam kebersamaan,” ujar Romo Budi.

Acara juga dihadiri Pastor Paroki MBSM RD Yakobus Lodo Mema (Pastor Jack) serta Wakil Ketua MUI Sumba Timur Haji Ilyas Ismail. Pastor Jack mengatakan acara tersebut lahir dari kesadaran sederhana: manusia pada dasarnya bersaudara.

“Acara seperti ini seperti menemukan mutiara atau emas di tengah kekeringan,” katanya.

Ia menegaskan, ajaran kasih dalam iman Kristen berlaku bagi semua manusia.

“Ajaran Yesus adalah kasih. Mengasihi sesama seperti diri sendiri, bukan hanya umat Katolik, tapi semua orang,” ujarnya.

Wakil Ketua MUI Sumba Timur Haji Ilyas Ismail juga memberikan pujian. Menurutnya, acara tersebut merupakan inisiatif bersama tokoh Muslim dan Katolik untuk menjaga harmoni masyarakat.

“Kami ingin menyatukan masyarakat dalam persaudaraan,” katanya.

Yang menarik, Romo Budi juga memainkan musik instrumental Sholawat Badar saat acara berlangsung. Ia juga membawakan lagu Indonesia Pusaka, yang langsung dinyanyikan bersama para hadirin.

Dari Waingapu, Romo Budi melanjutkan perjalanan ke Lombok, lalu ke Gianyar, Bali.

Di Gereja St Maria Ratu Rosario, Senin 9 Maret, kembali digelar buka puasa bersama lintas agama yang diinisiasi Romo Dr Dominikus I Gusti Bagus Kusumawanta.

Acara diselenggarakan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Kementerian Agama Kabupaten Gianyar.

Menariknya, ruangan gereja lama disulap menjadi ruang pertemuan model round-table. Setiap meja diisi enam peserta dari berbagai agama: Katolik, Protestan, Hindu, Islam, Buddha, dan Konghucu.

Romo Budi menyebut kegiatan tersebut sebagai contoh nyata kerukunan antaragama di Indonesia.

“Ini bagian dari membangun jembatan persaudaraan tanpa diskriminasi,” ujarnya.

Ia berharap semangat kebersamaan ini bisa menjadi inspirasi di tengah dunia yang masih diliputi konflik.

“Semoga para pemimpin dunia yang sedang berperang segera menghentikan konflik dan tercipta perdamaian,” kata Romo Budi disambut tepuk tangan para hadirin.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya