Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Partai Buruh Bahas Strategi Kelas Pekerja Hadapi Konflik Timteng

RABU, 11 MARET 2026 | 17:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Konflik militer antara Iran dan Amerika Serikat-Israel telah menggerus kemampuan ekonomi masyarakat terutama kelas pekerja. Untuk itu, beberapa kebijakan fiskal dan sosial yang pro-pekerja harus ditempuh.
 
Hal ini disampaikan oleh ekonom Dipo Satria Ramli dalam diskusi Imajinesia#11 bertema “Strategi Ekonomi Politik Kelas Pekerja Menghadapi Eskalasi Geopolitik” yang terlaksana secara daring beberapa waktu lalu.
 
Menurutnya konflik militer ini telah mengerek biaya energi seperti BBM untuk, serta mengurangi nilai mata uang Indonesia. Hal ini dapat meningkatkan biaya produksi nasional, sekaligus mengancam kelas pekerja dengan PHK dan peningkatan jumlah pekerja informal.
 

 
“Tren daya beli menurun, banyak calon kelas menengah turun ke kelas rentan, ini berarti akan semakin banyak orang miskin” kata Dipo dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.
 
Lanjut dia, peningkatan PDB 5 persen bersifat semu karena 195 juta penduduk Indonesia masih hidup dengan pendapatan di bawah Rp1,5 juta per bulan. Sebab, inflasi menggerus daya beli masyarakat.
 
Dipo melihat opsi kebijakan yang patut dipertimbangkan adalah mengurangi pendanaan untuk 8 program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk meningkatkan belanja subsidi energi. Hal ini juga sudah menjadi pertimbangan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
 
“Pemerintah harus memberikan sinyal bahwa pemerintah peduli. Saat ini sinyal terbaik itu adalah dengan mengurangi anggaran MBG,” ujarnya. 

Adapun saat ini anggaran kebijakan ini mengambil nyaris setengah dari total Rp757,8 triliun APBN 2026.
 
Deputi Departemen Ideologi Partai Buruh Hizkia Yosie Polimpung menjelaskan, konflik geopolitik yang dilancarkan Amerika Serikat saat ini adalah upaya untuk memperbaiki fondasi moneter di tengah memudarnya kepercayaan dunia atas dolar atau dedolarisasi.
 
Beberapa penelitian menunjukkan peningkatan nilai dolar di tiap perang yang melibatkan Amerika Serikat. Hal ini mendorong investor untuk memindahkan uang ke aset yang dianggap paling aman, yakni surat utang Amerika Serikat atau Treasury Bonds.
 
“Bagaimana membuat nilai Treasury Bonds aman? Cara pemerintah Donald Trump adalah dengan menggalakan penaklukan militer seperti yang berjalan saat ini,” kata Yosie.
 
Ia juga menjelaskan rencana Presiden Donald Trump untuk menggantikan kepercayaan pada diri dan dinasti politiknya sebagai penopang nilai dolar. Sehingga, menggeser posisi bank sentral sebagai penentu kebijakan moneter Amerika Serikat.

"Siapapun yang dekat ke Trump, posisinya ekonominya akan aman,” ujar Yosie.
 
Perwakilan Suara Marsinah Partai Buruh Anindya Sabrina atau Anin menegaskan, kondisi ini membuat kelas pekerja memahami bagaimana hal ini dapat berpengaruh pada kehidupan sehari-hari. 

Dengan demikian, serikat pekerja, terutama yang tergabung ke dalam Partai Buruh, dapat mengajukan solusi kebijakan.
 
“Sebagai partai kelas pekerja, menurut saya Partai Buruh harus mendukung segala bentuk upaya deeskalasi konflik dan kembalinya seluruh pihak yang berkonflik ke meja perundingan. Bisa lewat jalur parlemen dan ekstra-parlementer,” ujar Anin.
 
Selain itu, penting juga untuk mendukung penegakan hukum internasional, perhitungan matang dalam pengambilan kebijakan internasional, dan merancang APBN sebagai pelindung keadaan sosial.
 
Anin melanjutkan, beberapa gagasan kebijakan domestik yang bisa didorong berupa penolakan atas pemotongan anggaran jaring pengaman sosial seperti pendidikan, kesehatan, dan Bantuan Langsung Tunai.
 
“APBN harus dirancang untuk mengatasi gangguan eksternal seperti ketegangan geopolitik, bukan menambah beban rumah tangga miskin,” tegas Anin.
 
Kedua, harus ada mendorong kebijakan cadangan strategis dalam bentuk subsidi berjangka pendek dan terukur. Ketiga, penguatan koperasi dan UMKM lewat insentif fiskal untuk mengamankan rantai pasok domestik di tengah kesulitan impor.
 
Secara ekstra-parlementer, Anin menyarankan Partai Buruh dapat mendorong pembangunan rantai pasok lewat koperasi serikat pekerja yang dapat memenuhi kebutuhan primer.
 
Selain itu, dia juga mengusulkan pentingnya inisiatif seperti dana solidaritas untuk pekerja yang di-PHK, serta pembentukan lumbung pangan untuk ketahanan lokal di wilayah industri.
 
“Sebagai kelas pekerja, kita harus bangun resiliensi ekonomi di komunitas masing-masing,” tandasnya.
 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya