Berita

Kepala BNPB Letjen TNI, Suharyanto (baju rompi hijau) dan Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi (baju dinas PNS) saat menyerahkan bantuan dana tunggu hunian (DTH) kepada warga yang terdamapk bencana di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Selasa, 10 Maret 2026. (Foto: Humas BNPB)

Nusantara

Dana Tunggu Hunian Korban Bencana Aceh Disalurkan BNPB ke 259 Keluarga

RABU, 11 MARET 2026 | 17:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penyaluran dana tunggu hunian (DTH) kepada korban bencana banjir akhir November 2025 lalu di Aceh, kembali disalurkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, warga dari Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Selasa, 10 Maret 2026.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto menyampaikan, dalam kunjungannya bersama Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, DTH telah diserahkan kepada lima perwakilan kepala keluarga sebagai simbolis. 


Dia menegaskan, bantuan DTH ini diberikan kepada keluarga yang rumahnya rusak berat dan memilih untuk menyewa rumah atau tinggal di hunian kerabat mereka. Tercatat, jumlahnya 259 kepala keluarga (KK) dari total 969 KK penerima dari Kecamatan Rantau di tahap dua ini.

“Bantuan DTH akan diberikan sampai rumah hunian tetapnya selesai dibangun,” ujar Suharyanto dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Dia memaparkan, 259 KK tersebut mendapatkan bantuan DTH sebesar Rp1,8 juta untuk periode tiga bulan, terhitung pada bulan Januari hingga Maret 2026 ini.

Selain penyaluran DTH, BNPB juga memberikan bantuan bahan pokok kepada 259 KK dan bingkisan anak-anak, untuk menopang keluarga terdampak sebelum nantinya mendapatkan bantuan jaminan hidup atau jadup dan bantuan ekonomi sebesar Rp5 juta dari Kementerian Sosial.

Lebih lanjut, Suharyanto memastikan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang sudah menyiapkan beberapa titik lahan pembangunan huntap terpusat. 

Dia mengungkapkan, warga dapat memilih insitu untuk huntap yang nantinya dibangun di tanah yang dimilikinya atau lokasi rumahnya yang rusak oleh bencana. 

“Segera nanti daftar, dan itu mungkin dibangun lebih cepat,” ujar Kepala BNPB merujuk pada warga yang memilih huntap insitu,” demikian Suharyanto menambahkan.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya