Berita

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso pada hari ini, Rabu, 11 Maret 2026, melakukan peninjauan langsung di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. (Foto: Berita Jakarta)

Bisnis

Stok Pangan di Jakarta Dipastikan Aman Jelang Lebaran

RABU, 11 MARET 2026 | 15:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah memastikan pasokan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, khususnya di Jakarta masih dalam kondisi aman dan tidak ada lonjakan harga. 

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso pada hari ini, Rabu, 11 Maret 2026, melakukan peninjauan langsung di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur untuk memastikan stok mencukupi dan harga komoditas pangan terkendali.

'Alhamdulillah, harga kebutuhan pokok terkendali, pasokan aman, dan harga juga stabil," ujarnya, Rabu, 11 Maret 2026.


Budi menjelaskan, pemantauan harga kebutuhan pokok dilakukan melalui dua metode, yakni secara langsung di pasar dan secara daring melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). 

Menurutnya, aplikasi berbasis web milik Kementerian Perdagangan RI tersebut digunakan untuk memantau, mengumpulkan, dan melaporkan harga serta stok bahan pokok setiap hari di seluruh Indonesia.

"Saat ini pemantauan dilakukan di sekitar 550 pasar tradisional yang tersebar di 514 kabupaten dan kota di Indonesia," terangnya.

Ia mencontohkan, harga ayam potong saat ini berkisar Rp 40 ribu per ekor. Sementara harga daging sapi berada di kisaran Rpb130 ribu hingga Rp 150 ribu per kilogram dengan harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan Rp140 ribu per kilogram.

"Kami akan terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok. Jika terjadi lonjakan harga, akan segera dikoordinasikan dengan Satgas Pangan, unit terkait, serta para pemasok," ungkapnya.

Selanjutnya Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto memastikan, ketersediaan pangan di wilayah kerjanya masih aman.

Ia menuturkan, sudah berkolaborasi dengan BUMD di klaster pangan, termasuk Perumda Dharma Jaya untuk menjamin ketersediaan daging menjelang Lebaran.

"InsyaAllah stok daging aman. Mutu dan harga juga sudah kami cek agar tidak melampaui harga eceran tertinggi yang ditentukan," ungkapnya. 

Ia menyampaikan, terdapat kenaikan harga daging, namun masih dalam batas normal karena meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Lebaran.

"Kami juga rutin melakukan pengawasan terhadap produk pangan di pasar modern maupun pasar tradisional untuk mencegah peredaran produk yang mengandung zat kimia berbahaya maupun kedaluwarsa," tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya