Berita

Potret Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei (Tangkapan layar RMOL dari siaran BBC)

Dunia

Ulama Iran Khawatir, Penunjukan Mojtaba Khamenei Dinilai Sarat Pengaruh Militer

RABU, 11 MARET 2026 | 13:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran memicu kontroversi di dalam negeri. Putra kedua dari mendiang Ali Khamenei itu dinilai naik ke puncak kekuasaan bukan semata melalui proses politik yang lazim, melainkan juga karena dorongan kuat dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

Sejumlah sumber senior Iran yang dikutip dari Reuters, Rabu 11 Maret 2026 menyebut Garda Revolusi melihat Mojtaba sebagai figur yang paling sejalan dengan agenda mereka.

Dengan pengaruh militer yang semakin besar sejak konflik di kawasan memanas, IRGC disebut memiliki kemampuan untuk menekan keberatan dari sebagian ulama dan politisi pragmatis yang sebelumnya menolak pencalonan Mojtaba.


Kontroversi juga muncul karena penunjukan Mojtaba dianggap menyerupai suksesi turun-temurun?"sesuatu yang sejak lama dikritik oleh sebagian ulama Iran.

Sistem semacam ini dinilai tidak sejalan dengan prinsip politik Republik Islam Iran, yang secara teoritis menempatkan kepemimpinan tertinggi sebagai hasil pilihan kolektif para ulama, bukan pewarisan keluarga.

Beberapa ayatollah khawatir keputusan tersebut dapat merusak citra pemerintahan Iran dan semakin menggerus dukungan publik.

Analis dari Middle East Institute, Alex Vatanka, menilai posisi Mojtaba sangat bergantung pada dukungan Garda Revolusi.

Menurutnya, kekuatan politik Mojtaba kemungkinan tidak akan sebesar ayahnya.

“Mojtaba berutang posisinya kepada Garda Revolusi, sehingga kemungkinan ia tidak akan sekuat atau sesuprem ayahnya,” ujar Vatanka.

Secara konstitusional, pemimpin tertinggi Iran dipilih oleh Assembly of Experts, lembaga yang beranggotakan 88 ulama.

Namun dalam kasus ini, beberapa sumber menyebut IRGC memberikan tekanan kuat kepada anggota majelis agar segera memilih Mojtaba. Alasannya, Iran dianggap membutuhkan pemimpin yang tegas di tengah konflik regional dan mampu menghadapi tekanan dari Amerika Serikat.

Sebagian tokoh politik juga khawatir proses ini akan semakin memperkuat dominasi militer dalam politik Iran. Jika pengaruh Garda Revolusi terus meningkat, mereka dikhawatirkan akan memiliki peran paling besar dalam menentukan keputusan strategis negara.

Hingga hampir dua hari setelah diumumkan sebagai pemimpin tertinggi, Mojtaba belum muncul di hadapan publik maupun menyampaikan pernyataan resmi.

Situasi ini memicu berbagai spekulasi, termasuk kabar bahwa ia mungkin terluka dalam serangan yang menewaskan ayahnya. Namun hingga kini, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya