Berita

Bendera Amerika Serikat. (Foto: Istimewa)

Politik

AS Sangat Berbahaya bagi Indonesia

RABU, 11 MARET 2026 | 06:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Aktivis Islam Ahmad Khozinudin mengungkap beberapa alasan pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah evaluasi terhadap hubungan diplomatik dengan Amerika sekaligus mengusir Dubes 
Negeri Paman Sam di Jakarta.

Menurut Khozinudin, AS secara telanjang telah memamerkan gaya preman, atau meminjam istilah politisi Inggris dengan sebutan 'Gangster Internasional' dalam melakukan hubungan internasional. 

"Amerika semaunya menangkap kepala negara berdaulat (Venezuela), dan tanpa rekomendasi PBB Amerika bersama Zionis Israel langsung menyerang Iran pada 28 Februari 2026 lalu," kata Khozinudin, dikutip Rabu 11 Maret 2026.

"Amerika semaunya menangkap kepala negara berdaulat (Venezuela), dan tanpa rekomendasi PBB Amerika bersama Zionis Israel langsung menyerang Iran pada 28 Februari 2026 lalu," kata Khozinudin, dikutip Rabu 11 Maret 2026.

Khozinudin melihat AS merupakan negara preman yang sangat berbahaya bagi kepentingan nasional Indonesia. 

Kalaupun Indonesia tidak diserang seperti Iran, atau kepala negaranya tidak diculik seperti Venezuela, pastilah Indonesia telah dipalak oleh AS sebagai upeti dan jaminan keamanan. 

Terbukti, Indonesia dipalak AS melalui perjanjian kesepakatan dagang resiprokal yang sama sekali tidak imbang, tidak adil dan sangat merugikan Indonesia.

Belum lagi, Indonesia diperalat gabung Board Of Peace (BOP) dan pasukan TNI dicokok hidungnya seperti sapi bajak, menuruti keinginan Presiden AS Donald Trump untuk menjadi pasukan pengaman di jalur Gaza.

Berikutnya, kata Khozinudin, hubungan dengan AS dan Israel harus diletakkan pada poros kepentingan nasional Indonesia, bukan berdasarkan keinginan Trump atau PM Israel Benyamin Netanyahu. 

"Karena itu, sangat keliru pernyataan Prabowo Subianto yang menjadikan keamanan Israel sebagai asas perdamaian dan kemerdekaan Palestina," kata  Khozinudin.

Prabowo juga salah telak, ketika mencoba membuka wacana hubungan diplomatik dengan Israel. Konstitusi Indonesia jelas anti penjajah, dan fokus pada perdamaian dunia. 

Misi ini hanya bisa dijalankan, jika Indonesia memutus hubungan dengan negara penjajah. 

"Karena itu, mengusir Dubes AS di Jakarta, termasuk menutup rapat opsi diplomatik dengan Israel menjadi syarat mutlak untuk menjalankan konstitusi," pungkas Khozinudin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya