Berita

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta sekaligus Pendiri dan Ketua Umum Ormas Bang Japar, Fahira Idris. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Fahira Idris Tegaskan Bang Japar Tak Pernah Minta-minta THR

RABU, 11 MARET 2026 | 03:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara alias Bang Japar  tidak pernah meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada perusahaan, pelaku usaha, maupun masyarakat.

Demikian penegasan Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta sekaligus Pendiri dan Ketua Umum Ormas Bang Japar, Fahira Idris, menyusul adanya laporan dari masyarakat mengenai beredarnya proposal yang mengatasnamakan organisasi yang nama dan logonya mirip dengan organisasi yang dipimpinnya, di sejumlah wilayah Jakarta. Ormas tersebut bernama “Bang Japar Indonesia (BJI)”.

“Bang Japar sejak berdiri pada 25 Februari 2017 tidak pernah dan tidak akan pernah meminta THR kepada siapa pun. Itu bukan karakter organisasi kami,” ujar Fahira dalam keterangannya, dikutip Rabu 11 Maret 2026. 


Senator Jakarta juga menegaskan bahwa Bang Japar Indonesia bukan organisasi yang ia dirikan atau pimpin. 

Menurutnya, kesamaan nama sering menimbulkan kebingungan di masyarakat karena Bang Japar memang dikenal luas sebagai organisasi yang ia dirikan dan pimpin sejak 2017.

“Nama organisasi kami berbeda dan logonya juga berbeda. Karena itu masyarakat perlu berhati-hati apabila ada pihak yang menggunakan nama tersebut, apalagi jika menyebarkan proposal atau permintaan tertentu,” kata Fahira.

Menurutnya, sejak awal berdiri Bang Japar memiliki komitmen yang sangat jelas mengenai arah gerakan organisasinya. 

Organisasi ini tidak pernah membenarkan anggotanya untuk terlibat dalam kegiatan seperti menjaga ruko, parkir, ataupun menjaga lahan, termasuk menancapkan atribut organisasi di fasilitas umum, apalagi meminta THR.

“Kami fokus pada kegiatan sosial seperti advokasi kesehatan, bantuan hukum, layanan ambulans gratis, pemberdayaan UMKM, santunan anak yatim, donor darah, hingga berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya,” kata Fahira.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya