Berita

Quraish Shihab di acara peringatan Nuzulul Qur'an di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Tausiah di Istana, Quraish Shihab Ingatkan Kekuasaan Bersumber dari Tuhan

SELASA, 10 MARET 2026 | 23:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Cendekiawan Muslim Quraish Shihab mengingatkan bahwa kekuasaan pada hakikatnya bersumber dari Tuhan saat menyampaikan tausiah di peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara, Selasa malam, 10 Maret 2026.
Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Quraish Shihab menceritakan bahwa pesan tersebut ia kutip dari gurunya Syekh Mutawalli Sya'rawi, yang pernah memanjatkan doa kepada Presiden Mesir. 

Di awal doa yang dikisahkannya, sang guru menegaskan bahwa tidak ada kekuasaan yang hadir tanpa kehendak Tuhan, baik penguasa itu menjalankan amanah dengan benar maupun sebaliknya.

"Doanya dimulai dengan kalimat: 'Kekuasaan bersumber dari Tuhan. Tidak ada yang diberi kekuasaan kecuali atas kehendak Tuhan. Baik penguasa itu jujur mengikuti tuntunan Tuhan maupun penguasa itu durhaka. Semua kekuasaan bersumber dari Tuhan," ujarnya.

"Doanya dimulai dengan kalimat: 'Kekuasaan bersumber dari Tuhan. Tidak ada yang diberi kekuasaan kecuali atas kehendak Tuhan. Baik penguasa itu jujur mengikuti tuntunan Tuhan maupun penguasa itu durhaka. Semua kekuasaan bersumber dari Tuhan," ujarnya.

Ia kemudian menyampaikan doa tersebut kepada Presiden Prabowo. Quraish Shihab berharap, jika kepemimpinan Prabowo merupakan takdir untuk membawa kesejahteraan bagi rakyat, maka masyarakat dapat turut membantu dalam mewujudkannya.

Kemudian apabila kepemimpinan tersebut merupakan amanah untuk menegakkan keadilan dan menghadirkan perdamaian, ia berharap Prabowo senantiasa mendapatkan pertolongan dari Tuhan dalam menjalankan tugasnya.

“Kalau Bapak adalah menjabat jabatan ini karena takdir Yang Mulia untuk membantu menegakkan keadilan dan perdamaian, maka kami akan berdoa semoga Yang Mulia dibantu Tuhan dan kami akan ikut membantu,” sambungnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya