Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

DPR Minta Pemerintah Mitigasi Dampak Lonjakan Harga Minyak dan Pelemahan Rupiah Jelang Lebaran

SELASA, 10 MARET 2026 | 11:30 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Lonjakan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar Rupiah dinilai perlu segera diantisipasi pemerintah agar tidak berdampak lebih luas terhadap ekonomi nasional dan beban masyarakat.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan DPR telah meminta pemerintah melakukan mitigasi terhadap dampak gejolak global tersebut, terutama yang berkaitan dengan harga energi, nilai tukar rupiah, hingga implikasinya terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

“Kami sudah meminta kepada pemerintah, baik secara langsung atau tidak langsung, untuk mengantisipasi hal ini,” ujar Puan Maharani kepada wartawan di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026. 


Menurutnya, DPR yang mulai memasuki masa sidang akan meminta penjelasan lebih lanjut melalui komisi terkait. Langkah itu dilakukan agar pemerintah dapat menyesuaikan kebijakan fiskal dengan kondisi global yang sedang berkembang.

“Dan hari ini DPR sudah mau mulai masuk atau memulai sidang, itu saja nantinya di komisi yang terkait akan meminta kepada kementerian-kementeriannya atau kepada pemerintah untuk mengantisipasi hal tersebut, sehingga APBN 2026 nantinya bisa menyesuaikan dengan situasi global yang sedang terjadi pada saat ini,” kata Puan.

Ia menilai gejolak harga energi dan pelemahan Rupiah perlu dipantau secara serius, terutama karena berpotensi memengaruhi berbagai sektor ekonomi domestik. DPR, kata dia, akan menjalankan fungsi pengawasan agar kebijakan yang diambil pemerintah tidak justru membebani masyarakat.

Selain itu, Puan juga menyinggung kondisi menjelang Idulfitri yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan masyarakat, termasuk biaya transportasi dan harga kebutuhan pokok.

“Namun yang pasti kami akan meminta sesudah sesuatu kebijakan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah, jangan sampai kemudian membebani atau memperberat rakyat,” ujarnya.

DPR, lanjut Puan, akan terus mendorong pemerintah melakukan langkah mitigasi dan antisipasi terhadap dampak ekonomi global tersebut agar kondisi menjelang hari besar keagamaan tidak memperburuk beban masyarakat.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya