Berita

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad (Foto: Kemenag)

Nusantara

Peringatan Nuzulul Quran 2026, Kemenag akan Hadirkan Tausiah Quraish Shihab

SENIN, 09 MARET 2026 | 14:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Agama (Kemenag) akan menyelenggarakan peringatan Nuzulul Qur'an Tingkat Kenegaraan sebagai agenda utama Ramadan, yang akan diadakan di Istana Negara, Jakarta. 

Acara ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 19.30 WIB dan dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta para duta besar negara sahabat.

Acara peringatan Nuzulul Quran akan diisi dengan refleksi dan tausiyah untuk memperkuat iman, akhlak, serta persatuan, dengan mengamalkan nilai-nilai Al Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Ulama kharismatik, Prof. Dr. Quraish Shihab, dijadwalkan mengisi sesi tausiah, didampingi Menteri Agama dan pejabat tinggi negara lainnya.


"Melalui peringatan ini, kami berharap masyarakat dapat merefleksikan kembali nilai-nilai Al Quran sebagai kompas kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad di Jakarta, Senin 9 Maret 2026.

Setelah peringatan Nuzulul Quran, Kemenag juga akan meluncurkan program Tebar Harapan Ramadhan (THR) dengan agenda utama pendistribusian dua juta paket zakat fitrah. Program ini merupakan hasil sinergi Kemenag dengan berbagai instansi, seperti Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Kemnaker, MUI, Baznas RI, serta berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan organisasi filantropi.

Selain pembagian zakat, kegiatan THR juga akan menampilkan acara inklusif berupa buka puasa bersama lintas agama, sebagai bentuk nyata menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan.

"Pada 12 Maret mendatang, kami akan melakukan Tebar Harapan Ramadhan ini, sebagai langkah konkret pemerintah dalam membantu masyarakat," tambah Abu Rokhmad.

Dengan rangkaian acara ini, pemerintah berharap nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan, memperkuat iman sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat luas.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya