Berita

Presiden AS Donald Trump bersama para pemimpin Amerika Latin yang bergabung dalam koalisi Shield of the Americas (Foto: Reuters)

Dunia

Trump Bersama Pemimpin Amerika Latin Luncurkan Koalisi Anti Kartel

MINGGU, 08 MARET 2026 | 22:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluncurkan koalisi baru bersama para pemimpin negara Amerika Latin untuk memerangi kartel narkoba.

Inisiatif bernama Shield of the Americas yang diikuti oleh belasan pemimpin dari Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Karibia dan diresmikan dalam sebuah acara di Miami, Florida, Sabtu waktu setempat, 7 Maret 2026.

Dalam pidato pembukaan yang berlangsung lebih dari 30 menit, Trump menuding sejumlah negara di kawasan telah membiarkan organisasi kriminal transnasional memperluas pengaruhnya.


“Para pemimpin di kawasan ini telah membiarkan sebagian besar wilayah di Belahan Bumi Barat berada di bawah kendali langsung geng-geng transnasional, dan mereka telah menguasai beberapa wilayah di negara Anda,” ujar Trump, seperti dikutip dari Reuters.

Trump menyebut perang melawan kartel narkoba sebagai alasan utama meningkatnya keterlibatan Washington di Amerika Latin.

Ia bahkan menyatakan AS siap mengambil langkah militer yang lebih keras, termasuk kemungkinan penggunaan rudal untuk menargetkan pimpinan kartel apabila negara mitra memintanya.

Dalam kesempatan yang sama, Trump juga menyoroti Meksiko sebagai pusat utama aktivitas kartel narkoba di kawasan. Ia turut menyinggung dinamika politik di Cuba yang menurutnya berada di ambang perubahan besar, seraya mengklaim pejabat negara itu tengah bernegosiasi dengan dirinya dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pemimpin Amerika Latin yang dikenal memiliki pendekatan keras terhadap kriminalitas narkoba, di antaranya Presiden Argentina Javier Milei, Presiden El Salvador Nayib Bukele, serta Presiden Ekuador Daniel Noboa.

Kebijakan penindakan kartel yang diterapkan Presiden El Salvador bahkan kerap dijadikan model oleh sebagian negara di kawasan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya