Berita

Kegiatan pertama pelatihan integritas dan antikorupsi KPK-Polri. (Foto: Dok. Humas KPK)

Hukum

KPK-Polri Gembleng Aparat Lewat Pelatihan Integritas Antikorupsi

MINGGU, 08 MARET 2026 | 20:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat sinergi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui program pelatihan integritas dan antikorupsi bagi aparat penegak hukum.

Program tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat profesionalisme serta integritas aparat dalam upaya pemberantasan korupsi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan kerja sama itu diwujudkan melalui Pelatihan Tata Nilai, Penguatan Integritas, dan Antikorupsi yang diselenggarakan Anti-Corruption Learning Center KPK (ACLC) bersama Polri.


“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pembangunan ekosistem antikorupsi dengan meningkatkan kapasitas serta integritas aparat penegak hukum,” kata Budi, Minggu, 8 Maret 2026.

Pelatihan yang dimulai sejak 24 Februari 2026 itu diikuti auditor Inspektorat Pengawasan Umum Polri (Itwasum) serta personel Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri (Kortastipidkor).

Melalui program tersebut, para peserta mendapatkan penguatan nilai integritas melalui metode pembelajaran partisipatif, seperti diskusi studi kasus, simulasi dilema etik, hingga penyusunan rencana aksi yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas.

“Peserta dibekali pemahaman dan penguatan nilai integritas melalui metode pembelajaran partisipatif, seperti diskusi kasus, simulasi dilema etik, serta penyusunan rencana aksi yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas,” jelas Budi.

Sepanjang 2026, ACLC KPK menargetkan empat batch pelatihan dengan total sekitar 160 personel Polri yang akan mengikuti program penguatan integritas tersebut.

Program ini diharapkan dapat menjadi model penguatan integritas yang juga dapat diperluas kepada aparat penegak hukum lainnya.

“Program ini sekaligus menjadi bagian dari integrasi strategi penindakan, pencegahan, dan pendidikan dalam upaya pemberantasan korupsi yang lebih efektif ke depan,” pungkas Budi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya