Berita

Ilustrasi

Bisnis

Overwork Picu Ancaman Turunnya Produktivitas

MINGGU, 08 MARET 2026 | 08:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera menyoroti kondisi tenaga kerja di Indonesia yang dinilai semakin memprihatinkan. 

Terungkap bahwa jumlah pekerja kelas menengah yang mengalami kelebihan jam kerja atau overwork terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Data menunjukkan jumlah pekerja kelas menengah yang bekerja lebih dari 49 jam per minggu meningkat hingga 2,5 kali lipat dalam 15 tahun terakhir. Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal serius bagi kesehatan dunia kerja dan produktivitas nasional.


Menurutnya, situasi ini mencerminkan kondisi darurat tenaga kerja di Indonesia, terutama di tengah momentum bonus demografi yang seharusnya menjadi peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi.

“Darurat tenaga kerja. Dengan bonus demografi dan kualitas pekerjaan yang kian menurun baik jumlah maupun jaminannya, Indonesia berhadapan dengan bencana nasional turunnya produktivitas,” ujar Mardani lewat akun X miliknya, dikutip Minggu, 8 Maret 2027.

Ia menilai kondisi tersebut harus segera menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat Indonesia memiliki target besar menjadi negara maju pada 2045. Target itu, kata dia, seharusnya mulai dipersiapkan sejak sekarang dengan memperbaiki kualitas pekerjaan dan mendorong produktivitas tenaga kerja.

Mardani menegaskan perbaikan iklim usaha menjadi langkah penting agar lapangan pekerjaan berkualitas dapat terus tercipta. Selain itu, berbagai kemudahan bagi dunia usaha juga perlu dilakukan secara masif untuk mendorong pergerakan ekonomi domestik.

“Padahal target negara maju 2045 dimulai dari sekarang. Mesti segera ada perbaikan iklim usaha dan kemudahan besar-besaran yang masif agar ekonomi domestik bergerak dan hidup,” pungkasnya.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya