Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi Puspen TNI)

Pertahanan

Eskalasi Konflik Meningkat di Timur Tengah, TNI Langsung Siaga 1

SABTU, 07 MARET 2026 | 23:23 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Peningkatan eskalasi konflik di Timur Tengah membuat Mabes TNI memerintahkan seluruh jajaran siaga 1. 

Hal itu tertuang dalam Surat Telegram Panglima TNI Bernomor TR/283/2026, perintah yang berlaku sejak 1 Maret 2026 sampai dengan selesai. 

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan bahwa instansinya hanya melaksanakan tugas sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) TNI. 


Salah satu tugas pokoknya melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

“Perlu saya sampaikan bahwa sesuai yang diamanatkan dalam UU TNI, salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan Bangsa dan Negara,” kata Aulia saat dihubungi redaksi di Jakarta, Sabtu, 7 Maret 2026.

Jenderal TNI Agus Subiyanto selaku panglima TNI pun menekankan tujuh poin. 

Pertama, panglima komando utama operasi TNI menyiagakan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan melaksanakan patroli di obyek vital strategis.

”Sentra perekonomian, bandara, pelabuhan laut, pelabuhan sungai, status kereta api, bus, PLN, dan lain-lain,” bunyi telegram itu.

Kedua, Komando Pertahanan Udara Nasional melaksanakan deteksi dini dan pengamatan udara secara terus-menerus selama 24 jam.

Ketiga, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI memerintahkan atase pertahanan di negara yang terdampak guba mendata dan memetakan serta merencanakan evakuasi WNI bila diperlukan dengan berkoordinasi dengan Kemenlu, KBRI, dan otoritas terkait sesuai eskalasi di kawasan Timur Tengah.

Empat, Kodam Jaya/Jayakarta melaksanakan patroli di tempat-tempat objek vital strategis dan kedutaan-kedutaan.

Kelima, satuan intelijen melaksanakan deteksi dini dan cegah dini adanya kelompok yang memanfaatkan perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah untuk membuat situasi di dalam negeri tidak kondusif.

Keenam, Balakpus melaksanakan siaga di satuan masing-masing

"Ketujuh, laporkan setiap perkembangan situasi yang terjadi kepada panglima TNI pada kesempatan pertama,” tegas telegram tersebut.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya