Berita

Aksi buruh perempuan dalam rangka Hari Perempuan Internasional di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Sabtu, 7 Maret 2026. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Hari Perempuan Internasional, Partai Buruh Gelar Aksi di Jakarta hingga Papua

SABTU, 07 MARET 2026 | 18:36 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Aksi buruh perempuan dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional digelar secara serentak di berbagai daerah pada 7-9 Maret 2026.

Mobilisasi tidak hanya berlangsung di Jakarta, tetapi juga dilakukan oleh kelompok buruh perempuan di sejumlah wilayah lain dengan bentuk aksi yang beragam.

Wakil Presiden Partai Buruh Bidang Pekerja Rumah Tangga (PRT), Perempuan, dan Pekerja Migran, Jumisih, mengatakan peringatan tahun ini mengangkat tema mengenai politik reproduksi sosial perempuan sebagai bagian dari kontribusi bagi peradaban bangsa.


“Kami dari Suara Marsinah dan Partai Buruh, hari ini menyelenggarakan aksi Hari Perempuan Internasional. Tema utamanya adalah politik reproduksi sosial perempuan untuk peradaban bangsa,” ujar Jumisih di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu, 7 Maret 2026. 

Menurutnya, aksi tersebut dimaksudkan sebagai bentuk penghargaan terhadap perempuan kelas pekerja yang selama ini berperan di berbagai sektor. Ia menilai pekerja perempuan tidak hanya berada di sektor industri atau pabrik, tetapi juga tersebar di berbagai bidang pekerjaan.

“Perempuan kelas pekerja itu bukan cuma mereka yang ada di pabrik atau di industrial. Perempuan kelas pekerja ada di kantor, ada di sawah, di ladang, di kebun, di jalanan. Perempuan ojol, perempuan jurnalis, perempuan disabilitas, dan sebagainya,” kata dia.

Terkait pelaksanaan aksi, Jumisih menjelaskan kegiatan di Jakarta menjadi salah satu titik utama mobilisasi. Namun organisasi buruh perempuan di daerah diberikan keleluasaan menentukan waktu dan bentuk aksi dalam rentang 7-9 Maret.

“Kalau di Jakarta atau Jabodetabek berpusat di sini. Tapi teman-teman di daerah kami instruksikan melakukan aksi dalam rentang tanggal 7 sampai 9 Maret. 

Ada yang hari ini seperti di Papua, ada yang besok seperti di Morowali, dan ada juga yang tanggal 9 karena ingin bertemu pemerintah daerah,” ujarnya.

Selain aksi di Jakarta, kelompok buruh perempuan juga dijadwalkan bergabung dengan Aliansi Perempuan Indonesia dalam kegiatan peringatan Hari Perempuan Internasional di Taman Ismail Marzuki pada Minggu, 8 Maret 2026. 

Kegiatan tersebut akan melibatkan berbagai organisasi perempuan dari beragam sektor pekerjaan.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya