Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pendapatan PGAS Naik Jadi 3,98 Miliar Dolar AS di 2025

SABTU, 07 MARET 2026 | 14:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mencatatkan performa keuangan yang relatif stabil di sepanjang tahun buku 2025, meskipun laba bersihnya mengalami koreksi jika dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya. 

Berdasarkan laporan keuangan dalam keterbukaan informasi yang dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 7 Maret 2026, perseroan sebenarnya berhasil meningkatkan pendapatan sebesar 4,9 persen menjadi 3,98 miliar Dolar AS berkat pertumbuhan aktivitas transmisi dan niaga gas yang tetap terjaga. 

Namun, kenaikan beban pokok pendapatan menjadi 3,28 miliar Dolar AS memicu penurunan laba bruto sebesar 7,8 persen menjadi 698,32 juta Dolar AS.


Di sisi lain, manajemen PGAS cukup berhasil melakukan efisiensi dengan menekan beban operasional, termasuk penurunan beban umum dan administrasi sebesar 16,6 persen serta penyusutan beban lain-lain yang cukup signifikan. 

Hal ini membuat laba operasi perusahaan tetap tangguh di level 519,63 juta Dolar AS, hanya terkoreksi tipis 0,6 persen dari tahun sebelumnya. Kendati mendapatkan kontribusi dari ventura bersama dan pendapatan keuangan, kinerja laba tetap tertekan akibat adanya penurunan nilai properti minyak dan gas sebesar 99,53 juta Dolar AS.

Dinamika tersebut pada akhirnya membawa laba sebelum pajak ke angka 488,21 juta Dolar AS, atau menyusut sekitar 15,6 persen. 

Setelah memperhitungkan beban pajak, laba bersih tahun berjalan tercatat sebesar 346,60 juta Dolar AS. 

Dari sisi posisi keuangan, PGAS menunjukkan perampingan aset sebesar 2,9 persen menjadi 6,23 miliar Dolar AS, yang diikuti dengan penurunan liabilitas sebesar 4,4 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya