Berita

Diktis Kemenag salurkan santunan untuk empat yayasan yatim piatu (Foto: Kemenag)

Nusantara

Diktis Kemenag Perkuat Empati Lewat Santunan untuk Yatim Piatu

SABTU, 07 MARET 2026 | 11:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama (Kemenag) mengisi momentum Ramadan dengan aksi kemanusiaan. 

Melalui kegiatan peningkatan kapasitas pegawai yang digelar pada 6 hingga 7 Maret 2026, Diktis menyalurkan santunan senilai Rp100 juta kepada empat yayasan yatim piatu. Langkah ini menjadi bagian dari "Internalisasi Nilai Spiritual melalui Refleksi Diri, Kebersamaan, dan Kepedulian Sosial" ke dalam tindakan nyata.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin, menegaskan bahwa esensi ibadah puasa seharusnya melahirkan pribadi yang memiliki integritas tinggi sekaligus kepekaan sosial. 


Menurutnya, kesalehan seseorang tidak hanya diukur dari ritual ibadah, tetapi juga dari dampak positif yang dirasakan oleh orang-orang di sekitarnya.

"Puasa sesungguhnya adalah instrumen untuk membentuk pribadi yang berintegritas dan menjadi versi terbaik dari diri kita. Namun, kesuksesan ibadah kita diukur dari sejauh mana kita mampu mentransformasi perilaku menjadi lebih peduli dan berbagi," tutur Kamaruddin Amin dikutip di Jakarta, Sabtu 7 Maret 2026.

Menjadi religius yang benar, menurutnya, berarti harus berdampak secara sosial (socially impactful). 

"Kualitas hidup kita tergantung pada seberapa besar manfaat yang kita berikan dan seberapa banyak orang yang tersenyum karena kebaikan kita," tambahnya.
Senada dengan pesan tersebut, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno mengapresiasi langkah Diktis yang hadir di tengah masyarakat melalui pemberian bantuan tersebut. 

Ia berharap inisiatif ini tidak berhenti sebagai agenda musiman, melainkan menjadi warisan nilai atau legacy yang terus dijaga di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam untuk memperkuat rasa empati pegawai.

"Alhamdulillah hari ini terutama dari Diktis sudah melakukan kegiatan dan upaya menyapa masyarakat melalui pemberian santunan kepada Yayasan terutama yang mengelola anak-anak yatim dan piatu,"  ungkap Amien Suyitno. 

"Mudah-mudahan ini menjadi legacy, ke depannya akan terus dilakukan lebih baik, menghadirkan rasa empati kita kepada orang-orang yang membutuhkan. Saya ucapkan terima kasih kepada Diktis yang luar biasal" tambahnya,

Direktur Diktis Sahiron melihat bahwa kepedulian sosial merupakan cerminan dari profesionalitas yang berlandaskan spiritual. 

Baginya, pelayanan publik yang berkualitas haruslah humanis dan didasari oleh ketajaman nurani terhadap sesama, persis seperti nilai-nilai yang diasah selama menjalankan ibadah puasa.

"Kepedulian sosial yang kita tunjukkan hari ini adalah cerminan dari refleksi diri dan kebersamaan yang ingin kita bangun di lingkungan Diktis. Sebagaimana puasa yang mempertajam sensitivitas spiritual, kerja-kerja kita pun harus didasari oleh kepekaan nurani terhadap sesama," katanya, 

Ia menekankan, keseimbangan antara profesionalitas birokrasi dan empati kemanusiaan adalah kunci untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih humanis dan bermartabat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya