Berita

Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Tengah. (Foto: Istimewa)

Politik

Muswil PPP Sulteng Batal Digelar Gegara Ditolak Kader

SABTU, 07 MARET 2026 | 05:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang rencananya digelar pada 6-7 Maret 2026 di Kota Palu batal dilaksanakan. 

Pembatalan terjadi setelah kegiatan tersebut mendapat penolakan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) serta ratusan kader PPP se-Sulawesi Tengah.

Penolakan bermula dari terbitnya Surat Keputusan DPP PPP yang menunjuk Syarif Latadano sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPW PPP Sulawesi Tengah dan Susana Vanderkley sebagai Sekretaris.


Namun, Susana Vanderkley mengaku tidak pernah dimintai persetujuan atas penunjukan tersebut. Ia bahkan menyatakan telah mengundurkan diri dari keanggotaan PPP.

Meski demikian, pihak DPP PPP disebut tetap mendorong agar Muswil dilaksanakan. Undangan kegiatan dinilai mendadak dan tidak mencantumkan lokasi acara secara jelas sehingga menimbulkan kecurigaan di kalangan kader.

Situasi tersebut akhirnya membuat ratusan kader mendatangi lokasi kegiatan dan membubarkan pelaksanaan Muswil yang dinilai tidak memenuhi prinsip musyawarah dan kebersamaan dalam organisasi.

Usai pembubaran kegiatan, jajaran DPW bersama seluruh DPC PPP se-Sulawesi Tengah menggelar musyawarah internal untuk mencari solusi demi menjaga soliditas partai.

Ketua DPW PPP Sulawesi Tengah Fairus Husein Maskati menegaskan, keputusan penundaan Muswil merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh jajaran pengurus partai di daerah.

“Kami bersepakat menunda dan menyelenggarakan kembali Musyawarah Wilayah pada pekan pertama bulan April 2026,” ujar Fairus dalam pernyataan resminya, Jumat 6 Maret 2026.

Ia juga menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil secara sadar oleh seluruh pihak yang terlibat.

“Demikian pernyataan ini dibuat secara benar dan sadar tanpa paksaan dari pihak manapun,” ujarnya.

Kesepakatan penundaan Muswil tersebut ditandatangani oleh Ketua DPW PPP Sulteng Fairus Husein Maskati, Sekretaris DPW Iman Sudirman, jajaran pengurus harian DPW, serta Syarif Latadano yang sebelumnya ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPW.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, kepengurusan DPW PPP Sulawesi Tengah kembali dipimpin oleh Fairus Husein Maskati sebagai Ketua DPW, sementara Syarif Latadano kembali menjalankan tugasnya sebagai Wakil Ketua DPW PPP Sulawesi Tengah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya