Berita

Peta Selat Hormuz. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Dunia

Soal Nasib Selat Hormuz, Iran: Silakan Tanya Amerika Serikat

JUMAT, 06 MARET 2026 | 21:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Selat Hormuz sebagai jalur distribusi minyak dan gas tidak ditutup sepenuhnya. Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi membantah kabar yang menyebutkan Selat Hormuz ditutup total.

"Selat Hormuz tidak ditutup, (melainkan) tetap terbuka. Kami hanya sebagai pihak yang menyelenggarakan keamanan di selat ini, hanya memberlakukan protokol lalu lintas yang khusus untuk saat-saat perang," ujar Boroujerdi, Jumat, 6 Maret 2026.

Boroujerdi menegaskan, pihak-pihak yang mematuhi protokol tersebut bisa dengan mudah melewati Selat Hormuz, karena Iran telah menyebarluaskan keamanan di sana sejak ratusan tahun yang lalu. 


"Dan kami sampaikan, tidak boleh ada negara yang memanfaatkan keamanan keamanan di Selat Hormuz," sambungnya.

Oleh karena itu, menurutnya, apabila negara-negara dunia ada yang tak memahami penyebab kondisi Selat Hormuz saat ini, patutnya ditanyakan ke AS dan Israel.

"Yang khawatir berkaitan dengan penutupan Selat Hormuz harus menanyakan kepada AS yang datang dari jauh sekali ke kawasan Timur Tengah, kemudian mengganggu keamanan di Selat Hormuz," tutup Boroujerdi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya