Berita

Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Skenario Terburuk: Berangkat Haji Memutar Lewat Afrika

JUMAT, 06 MARET 2026 | 18:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi VIII DPR mengungkap skenario terburuk pemberangkatan jemaah haji Indonesia jika eskalasi konflik di Timur Tengah belum mereda.

Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang menyebut, jemaah tetap bisa diberangkatkan, namun pesawat harus memutar melalui wilayah Afrika demi menghindari kawasan konflik di Timur Tengah.

"Durasi terbang akan semakin lama. Kalau selama ini 8-10 jam, atau (dari) Aceh (sampai) 6 jam, itu pasti akan semakin panjang karena rute itu memang memutar (ke Afrika),” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026. 


Ia menjelaskan, jalur penerbangan yang biasanya dilalui tidak bisa dilewati jika situasi keamanan memburuk. Bahkan pesawat juga tidak bisa melintas di atas wilayah Yaman yang selama ini sudah dihindari maskapai karena kondisi keamanan yang tidak stabil.

"Kalau kita lihat peta, dari Afrika lewat di atas Yaman juga tidak bisa karena di sana terus terjadi eskalasi yang tidak aman untuk diterbangi,” lanjut legislator PKB ini.

Akibatnya, kata Marwan, pesawat harus mengambil jalur yang lebih jauh di atas lautan lepas.

Marwan menilai perubahan rute tersebut hampir pasti akan menambah biaya penerbangan. Karena itu, pemerintah tidak bisa menghitung dampak biaya sendiri dan perlu berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

"Maka Kementerian Haji harus berkoordinasi dengan berbagai pihak,” ujarnya. 

Lebih jauh, Marwan juga mengingatkan, jika terjadi pembengkakan anggaran, perlu ada pembahasan mengenai siapa yang akan menanggung tambahan biaya tersebut.

Atas dasar itu, Marwan meminta pemerintah segera menyiapkan langkah antisipasi jika situasi keamanan memburuk.

“Pemerintah harus membuat maklumat baru selain maklumat yang kemarin menghimbau tidak berangkat, nyatanya kan berangkat. Kalau sudah berangkat langkah-langkahnya apa,” pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya