Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Pasar Modal Memerah di Jumat Siang, 645 Saham Berguguran

JUMAT, 06 MARET 2026 | 12:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan cukup dalam pada penutupan perdagangan sesi pertama, Jumat siang, 6 Maret 2026. 

Indeks kebanggaan pasar modal Indonesia ini merosot 2,61 persen atau terpangkas sebanyak 201,436 basis poin ke posisi 7.509,101. 

Sejak pasar dibuka pagi tadi di level 7.710, IHSG terpantau bergerak fluktuatif dalam rentang batas bawah 7.504 hingga menyentuh batas atas di angka 7.714.


Kondisi pasar siang ini didominasi oleh tren negatif, di mana sebanyak 645 saham tercatat melemah, sementara hanya 97 saham yang berhasil menguat dan sisanya bertahan di posisi stagnan. 

Di tengah pelemahan ini, aktivitas pasar tetap ramai dengan saham-saham seperti ENRG, BUMI, dan MEDC yang muncul sebagai tiga emiten dengan nilai transaksi paling besar.

Tekanan jual melanda seluruh sektor di bursa tanpa terkecuali. Pelemahan paling tajam dialami oleh sektor siklikal (IDXCYCLIC) yang anjlok 4,78 persen, disusul sektor industri (IDXINDUST) yang turun 4,69 persen, serta sektor energi (IDXENERGY) yang terkoreksi 3,79 persen. 

Sektor lainnya juga ikut memerah, termasuk infrastruktur yang turun 3,37 persen, barang baku sebesar 3,61 persen, dan properti yang melemah 2,27 persen. Sektor-sektor seperti finansial, teknologi, barang konsumen non-siklikal, kesehatan, hingga transportasi juga tidak luput dari zona merah dengan koreksi bervariasi.

Kelesuan ini juga tercermin pada berbagai indeks saham unggulan lainnya. Indeks LQ45 harus turun 2,38 persen ke level 769,108, sementara indeks syariah Jakarta Islamic Index (JII) terperosok 2,89 persen ke angka 499,096. Kondisi serupa terjadi pada Indeks IDX30 yang melemah 2,34 persen ke posisi 409,208 serta indeks MNC36 yang terpantau merosot 2,73 persen ke level 319,353 pada siang hari ini.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya