Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bitcoin Turun Hampir 3 Persen Dipicu Sentimen Perang Iran

JUMAT, 06 MARET 2026 | 12:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin turun sekitar 2,95 persen dalam 24 jam terakhir dan berada di level 70.324 Dolar AS, menurut data CoinMarketCap, Jumat 6 Maret 2026.

Tekanan utama datang dari ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang mendorong harga minyak naik dan membuat investor mengurangi kepemilikan aset berisiko seperti kripto. Pada saat yang sama, Bitcoin juga gagal menembus level teknikal penting di sekitar 74.000 Dolar AS, yang memperkuat aksi jual.

Selain faktor geopolitik, pasar juga diguncang oleh gelombang likuidasi di pasar derivatif kripto. Dalam 24 jam terakhir, likuidasi posisi Bitcoin mencapai sekitar 95,9 juta Dolar AS, dengan lebih dari 67 juta Dolar AS berasal dari posisi beli (long). Sementara itu, total open interest turun sekitar 9,4 persen, menandakan banyak trader mengurangi penggunaan leverage.


Untuk jangka pendek, perhatian pasar kini tertuju pada level support penting di 70.000 Dolar AS . Jika Bitcoin mampu bertahan di atas level tersebut, harga berpotensi kembali menguji area 72.500 Dolar AS. Namun jika support ini ditembus, BTC berisiko turun lebih dalam menuju 68.000 Dolar AS.

Faktor lain yang sangat dinantikan investor adalah rilis data ketenagakerjaan AS (Non-Farm Payrolls) bulan Februari. Jika data tersebut menunjukkan pelemahan ekonomi, harapan pemangkasan suku bunga oleh bank sentral AS bisa meningkat dan berpotensi mendukung pasar kripto.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya