Berita

Sebuah jet tempur bersiap mendarat di pangkalan udara RAF Akrotiri Inggris setelah dihantam serangan drone pada pagi hari di dekat Limassol, Siprus, Senin, 2 Maret 2026. (Foto: AP)

Global

Inggris Klarifikasi Drone Penyerang Pangkalan RAF di Siprus Bukan dari Iran

JUMAT, 06 MARET 2026 | 09:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Inggris memastikan bahwa drone bertipe “Shahed-like” yang menargetkan pangkalan udara Royal Air Force (RAF) Akrotiri di Siprus tidak diluncurkan dari Iran.

Klarifikasi ini disampaikan Kementerian Pertahanan Inggris di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataan resminya, Kamis, 5 Maret 2026, Kementerian Pertahanan Inggris menyebut serangan drone tersebut terjadi di hari Senin malam, 2 Maret 2026 dan sempat memicu operasi pertahanan udara di wilayah tersebut.


“Kementerian Pertahanan dapat mengkonfirmasi bahwa drone mirip Shahed yang menargetkan RAF Akrotiri pada tengah malam tanggal 2 Maret tidak diluncurkan dari Iran,” tulis Kementerian Pertahanan Inggris dalam unggahan media sosial, seperti dikutip dari The Wire.

Serangan itu terjadi ketika sebuah drone yang disebut mirip dengan drone Shahed berhasil menghindari sistem radar canggih RAF di pangkalan Akrotiri. Jet tempur Typhoon dan enam pesawat tempur siluman F-35 dikerahkan untuk menghadapi ancaman tersebut.

Menurut laporan Associated Press, drone akhirnya berhasil dihancurkan, namun sempat menyebabkan kerusakan terbatas pada hanggar pesawat yang berada dekat landasan pacu pangkalan.

Insiden terjadi hanya beberapa hari setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari dalam konflik yang disebut telah menewaskan lebih dari 1.000 orang di Iran.

Kementerian Pertahanan Inggris juga menegaskan bahwa operasi pertahanan udara terus dilakukan di kawasan tersebut.

“Semalaman, jet RAF Typhoon dan F-35B melanjutkan operasi udara defensif di seluruh Timur Tengah dengan dukungan pengisian bahan bakar udara ke udara dari Voyager untuk membela kepentingan Inggris dan sekutunya,” tulis kementerian tersebut.

Meski menegaskan drone tidak berasal dari Iran, pernyataan ini memunculkan spekulasi bahwa serangan mungkin diluncurkan dari wilayah lain di kawasan, termasuk Lebanon, yang dalam beberapa waktu terakhir juga menjadi sasaran operasi militer Israel.

Sebagai langkah antisipasi, Inggris menyatakan telah memperkuat sistem pertahanan udara di sejumlah pangkalan militer Inggris dan sekutunya di Timur Tengah.

“Dalam 24 jam terakhir, Inggris telah memasok kembali sistem pertahanan udara ke pangkalan-pangkalan Inggris dan sekutu di seluruh wilayah tersebut, termasuk rudal pertahanan udara buatan Inggris,” lanjut pernyataan tersebut.

Selain itu, Angkatan Laut Inggris juga akan mengirim helikopter Wildcat bersenjata rudal Martlet ke Siprus dalam beberapa hari ke depan untuk meningkatkan kemampuan menghadapi ancaman udara.

Serangan drone ini menjadi insiden pertama di wilayah Siprus sejak invasi Turki pada 1974 yang memecah pulau tersebut berdasarkan garis etnis. 

Pemerintah Inggris juga menegaskan bahwa serangan tersebut tidak terkait dengan keputusan Perdana Menteri Keir Starmer yang mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan Inggris untuk operasi militer terhadap Iran.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Jokowi Sumber Masalah Bangsa

Minggu, 08 November 2026 | 08:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya