Diskusi Publik “RanPerpres Pelibatan TNI Dalam Penanggulangan Terorisme: Ancaman Terhadap Demokrasi, HAM dan Negara Hukum di Indonesia” yang digelar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya bersama Imparsial, Rabu 4 Maret 2026.(Foto: Istimewa)
Diskusi Publik “RanPerpres Pelibatan TNI Dalam Penanggulangan Terorisme: Ancaman Terhadap Demokrasi, HAM dan Negara Hukum di Indonesia” yang digelar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya bersama Imparsial, Rabu 4 Maret 2026.(Foto: Istimewa)
Sehingga, kata Koordinator Center for Marginalized Communities Studies (C-MARs) Akhol Firdaus, tidak perlu ada perubahan pada eksistensi UU Terorisme.
Pandangan itu disampaikan Akhol dalam Diskusi Publik “RanPerpres Pelibatan TNI Dalam Penanggulangan Terorisme: Ancaman Terhadap Demokrasi, HAM dan Negara Hukum di Indonesia” yang digelar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya bersama Imparsial, di Malang, Rabu 4 Maret 2026.
Populer
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34
Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04
Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33
Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30
Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02
UPDATE
Senin, 25 Mei 2026 | 01:57
Senin, 25 Mei 2026 | 01:40
Senin, 25 Mei 2026 | 01:20
Senin, 25 Mei 2026 | 00:59
Senin, 25 Mei 2026 | 00:40
Senin, 25 Mei 2026 | 00:18
Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58
Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40
Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19
Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43