Berita

Kantor Staf Kepresidenan (KSP). (Foto: Dok. KSP)

Politik

KSP Perkuat Transparansi Program Prioritas

KAMIS, 05 MARET 2026 | 14:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Langkah Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menggunakan konferensi pers untuk menyampaikan progres serta akuntabilitas program prioritas pemerintah dinilai positif.

Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menilai, langkah tersebut menunjukkan peran strategis Kantor Staf Presiden dalam menjaga narasi publik sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang utuh, akurat, dan berbasis data terkait program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Ini bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Publik perlu mengetahui apa yang sudah dikerjakan pemerintah, bagaimana pengawasannya, serta implementasi kebijakan di lapangan,” ujar Trubus dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 5 Maret 2026.


Konferensi pers tidak sekadar menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga instrumen untuk mengendalikan isu strategis di ruang publik. Dalam konteks tersebut, KSP dinilai mampu menjalankan fungsi pengawalan program prioritas lintas kementerian dan lembaga.

Trubus juga menyoroti pentingnya akuntabilitas, khususnya terkait penggunaan anggaran negara. Contohnya soal program Makan Bergizi Gratis yang menjadi perhatian publik sehingga membutuhkan penjelasan terbuka agar tidak memunculkan spekulasi.

“Akuntabilitas anggaran harus dijelaskan secara terbuka. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program pemerintah,” lanjutnya.

Dalam dinamika komunikasi publik saat ini, Trubus menilai keterbukaan informasi menjadi kunci untuk meredam berkembangnya disinformasi maupun narasi negatif terhadap pemerintah.

Ia juga mendorong agar komunikasi publik pemerintah melibatkan kalangan akademisi dan teknokrat yang memiliki kredibilitas tinggi di mata masyarakat, sehingga pesan kebijakan dapat diterima secara objektif.

“Publik perlu mendapatkan informasi yang utuh, tidak hanya capaian, tetapi juga tantangan dan hambatan. Di situlah kepercayaan publik bisa dibangun,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya