Berita

Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Genjot Pembangunan Storage BBM Baru untuk Perkuat Ketahanan Energi

KAMIS, 05 MARET 2026 | 12:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pembangunan fasilitas storage BBM baru guna memperkuat cadangan energi nasional.

Hal itu diungkap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam keterangannya kepada awak media di Istana Merdeka Jakarta, usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden, pada Rabu, 4 Maret 2026.

Bahlil mengungkapkan bahwa cadangan BBM nasional saat ini berada di atas ambang batas minimal yang lazim digunakan dalam standar ketahanan energi. 


Namun ia mengakui kapasitas penyimpanan nasional masih terbatas sehingga ruang untuk menambah cadangan belum optimal.

“Saya sampaikan bahwa kemampuan daya tampung BBM kita sudah sejak lama hanya maksimal di 25 hari, maksimal. Sehingga cadangan nasional kita itu minimal 20 sampai 23 hari. Sekarang BBM kita itu sudah 23 hari. Jadi sudah di atas standar minimal cadangan nasional yang sebagaimana lazimnya,” ujar 

Menurut Bahlil, keterbatasan fasilitas penyimpanan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Itulah mengapa presiden meminta adanya penambahan. 

“Jadi kita tidak bisa katakan lah, teman-teman menganggap harus Pak kita stok 60 hari. Mau isi taruh di mana? Kita tidak punya storage. Makanya sekarang arahan Bapak Presiden segera kita membangun storage. Jadi bukan kita tidak punya cadangan untuk mengisi minyak. Tapi sekarang mau taruh di mana?” lanjutnya.

Pemerintah menargetkan pembangunan fasilitas penyimpanan tersebut dapat meningkatkan cadangan energi nasional hingga mencapai sekitar tiga bulan. 

Sejumlah lokasi tengah dipertimbangkan sebagai titik pembangunan storage baru, dengan Sumatra menjadi salah satu alternatif yang dinilai paling strategis.

“Kita rencana salah satu alternatif terbaiknya ada di wilayah Sumatera,” ungkapnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya