Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube PSI)

Politik

Jokowi Dinilai Masih Terlihat Haus Kekuasaan Menjelang Pemilu 2029

KAMIS, 05 MARET 2026 | 11:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang aktif berbicara soal relawan dan dukungan politik menjelang Pemilu 2029 dinilai menunjukkan keinginan mempertahankan pengaruh kekuasaan.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menyoroti pernyataan Jokowi yang disebut siap mati-matian membela Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk menang pada Pemilu 2029.

“Kembali menjadi politisi yang terkesan haus kekuasaan,” kata Pangi kepada RMOL, Kamis, 5 Maret 2026.


Dosen Ilmu Politik Universitas Bung Karno (UBK) ini menilai, sebagai mantan presiden, Jokowi seharusnya mulai mengambil posisi sebagai negarawan yang berada di atas kepentingan politik praktis.

“Pak Jokowi belum pensiun dari ngomong soal relawan dan bicara kelanggengan kekuasaan anaknya. Sangat disayangkan, seharusnya level beliau sudah saatnya menjadi negarawan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi menyatakan kesiapannya untuk bekerja mati-matian membesarkan PSI. Ia menegaskan siap turun langsung ke lapangan bila dibutuhkan, karena masih mampu berkeliling ke seluruh daerah di Indonesia.

“Kalau diperlukan, saya harus datang. Saya masih sanggup datang ke provinsi-provinsi, kabupaten, kota, bahkan kecamatan. Kita punya 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan kira-kira 7.000 kecamatan. Saya masih sanggup,” ujar Jokowi dalam Rakernas PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya