Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

RABU, 04 MARET 2026 | 08:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia merosot pada perdagangan Selasa 3 Maret 2026 karena tertekan penguatan Dolar AS dan naiknya imbal hasil obligasi. 

Dikutip dari Reuters, emas spot anjlok 3,6 persen ke 5.137,00 Dolar AS per ons, sementara emas berjangka AS turun 3,5 persen ke 5.123,70 Dolar AS per ons.

Saat ini, banyak investor beralih pada dana kas atau Dolar di tengah ketidakpastian. 


Lonjakan harga minyak akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran turut memicu kekhawatiran inflasi. Hal ini meredam ekspektasi pemangkasan suku bunga, yang biasanya menekan daya tarik emas sebagai aset tanpa bunga.

Logam lainnya juga merosot. Perak ambles 6,6 persen ke 83,50 Dolar AS per ons. Platinum dan Paladium masing-masing melorot 8,4 persen dan 5,6 persen.

Meski terkoreksi tajam, analis menilai penurunan ini bisa bersifat sementara. Secara tahun berjalan (year-to-date), emas masih mencatat kenaikan 19 persen didorong oleh fungsi safe-haven di tengah konflik Timur Tengah yang memanas.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya