Berita

Presiden Prabowo Subianto diapit Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026. (Foto: Dok. Setpres)

Politik

Prabowo Negarawan Sejati Rangkul Presiden Pendahulu Berdiskusi

RABU, 04 MARET 2026 | 07:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sikap kenegarawanan ditunjukkan Presiden Prabowo Subianto saat menginisiasi makan malam kebangsaan bersama para mantan presiden dan wakil presiden Indonesia membahas situasi global di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026 malam.

Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) for Prabowo-Gibran, HM Darmizal menilai, pertemuan tersebut bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan momentum strategis di tengah meningkatnya tensi global.

“Mengapa pertemuan ini sangat penting? Karena konteksnya tidak main-main. Dunia sedang memanas. Eskalasi konflik Amerika Serikat–Israel dan Iran di akhir Februari 2026 mengguncang tatanan geopolitik global. Harga energi bergejolak, stabilitas kawasan terancam, dan Indonesia sebagai negara besar tidak bisa tinggal diam,” ujar Darmizal, Rabu, 4 Februari 2026.


Ia menambahkan, langkah Prabowo yang baru kembali dari kunjungan kenegaraan selama 11 hari ke AS dan Timur Tengah dan langsung bertemu para presiden pendahulu menunjukkan komitmen membangun konsolidasi nasional.

“Beliau tidak memilih berjalan sendiri tapi mendengar, menimba pengalaman para pendahulu, menyerap kebijaksanaan lintas generasi, dan menghimpun masukan untuk merumuskan langkah mitigasi terbaik bagi Indonesia. Ini bukan hal mudah bagi seorang pemimpin,” katanya.

Lebih jauh, Darmizal menilai pertemuan tersebut mempertegas karakter kepemimpinan Prabowo yang menempatkan kepentingan bangsa di atas segalanya.

“Inilah yang saya maksud ketika mengatakan Prabowo telah selesai dengan dirinya sendiri. Kepemimpinannya hari ini sepenuhnya untuk bangsa dan negara. Ia tetap menjaga komunikasi, duduk satu meja dengan para pendahulunya, dan tidak ragu meminta saran,” tegasnya.

Terkait ketidakhadiran Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang berhalangan hadir karena agenda internal partai di Bali, Darmizal menyebut kehadiran Ketua DPR RI Puan Maharani sebagai bentuk representasi.

“Ini menunjukkan pesan persatuan tetap tersampaikan. Semua elemen bangsa hadir, baik secara langsung maupun melalui perwakilan,” ujarnya.

Menurut Darmizal, silaturahmi dan diskusi kebangsaan di Istana menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan nasional yang tidak terputus oleh periode jabatan.

Di saat dunia bergejolak, Indonesia justru menunjukkan kematangan. Pemimpin masa kini dan masa lalu duduk bersama, bukan saling menyalahkan, melainkan saling menguatkan.

“Di sinilah letak kenegarawanan Prabowo Subianto, bukan pada retorika, melainkan tindakan nyata membangun rekonsiliasi dan konsolidasi nasional ketika bangsa membutuhkannya,” pungkasnya.

Jamuan tersebut turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan jajaran Kabinet Merah Putih.

Sejumlah tokoh bangsa tampak hadir, di antaranya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Hadir pula mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma’ruf Amin, serta para mantan Menteri Luar Negeri dan pimpinan partai politik.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya