Berita

Ilustrasi inflasi (Gambar: Babbe)

Bisnis

BPS Optimistis Inflasi Kembali Stabil Mulai April 2026

SELASA, 03 MARET 2026 | 09:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pusat Statistik (BPS) meyakini bahwa lonjakan inflasi tahunan yang terjadi di awal tahun ini hanyalah fenomena sementara.  

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, memproyeksikan tingkat inflasi akan segera melandai dan kembali ke pola normal pada April 2026, seiring dengan berakhirnya dampak low base effect.

Kenaikan angka inflasi pada Januari dan Februari 2026 (masing-masing 3,55 persen dan 4,76 persen yoy) dinilai bukan disebabkan oleh ketidakstabilan harga saat ini, melainkan karena angka pembanding tahun lalu yang sangat rendah.


Pada awal 2025, kebijakan diskon listrik 50 persen dari pemerintah menyebabkan deflasi dan menekan Indeks Harga Konsumen (IHK) di bawah tren wajarnya. Hal inilah yang membuat persentase inflasi tahun ini terlihat melonjak drastis saat dibandingkan dengan periode tersebut.

Ateng menegaskan bahwa dinamika harga saat ini sebenarnya masih berjalan sesuai jalur fundamentalnya. Pengaruh angka pembanding rendah tersebut diprediksi akan habis pada Maret, sehingga stabilitas harga akan kembali terlihat di bulan berikutnya.

"Low base effect masih akan tetap mempengaruhi inflasi tahunan di Maret, namun dimungkinkan berakhir pada Maret juga, sehingga pada April 2026 nanti angka inflasinya relatif stabil kembali, tidak ada low base effect-nya," ujar Ateng di Jakarta, dikutip Selasa 3 Maret 2026.

Ia menambahkan optimisme bahwa tren inflasi ke depan akan jauh lebih terkendali:

"Meskipun demikian, (dinamika) harga relatif sejalan dengan tren fundamentalnya. Artinya, bulan-bulan kedepannya, nanti pada April dan selanjutnya di 2026 kembali pada tren normal," ucap Ateng.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya