Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Gejolak Geopolitik Tekan Indeks STOXX 600, Hanya Sektor Energi yang Hijau

SELASA, 03 MARET 2026 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa ekuitas Eropa mengalami tekanan hebat pada penutupan perdagangan Senin 2 Maret 2026 waktu setempat  dengan mencatat kinerja harian terburuk dalam tiga bulan terakhir. 

Indeks pan-Eropa STOXX 600 merosot 1,65 persen ke level 623,36, menghapus keuntungan dari rekor tertinggi yang dicapai akhir pekan lalu. 

Pelemahan ini dipicu oleh aksi jual massal aset berisiko akibat eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, yang turut mendongkrak indeks volatilitas STOXX ke level tertinggi sejak November.


Kejatuhan juga melanda seluruh bursa regional Utama. DAX Jerman merosot tajam 2,42 persen atau 611,86 poin menjadi 24.672,40. FTSE 100 Inggris turun 1,20 persen atau 130,44 poin ke posisi 10.780,11. Sedangkan CAC Prancis kehilangan 2,17 persen atau 186,43 poin menjadi 8.394,32.

Sektor perbankan menjadi beban utama pasar dengan koreksi sebesar 3,2 persen, dipimpin oleh saham-saham raksasa seperti HSBC, Santander, dan Allianz. 

Sektor perjalanan juga terpukul keras dengan saham Air France-KLM dan Lufthansa yang anjlok hingga 5,5 persen akibat kekhawatiran kenaikan biaya energi dan penutupan wilayah udara.

Di tengah tren negatif tersebut, sektor energi justru tampil sebagai pengecualian dengan menguat melawan arus. Kenaikan harga minyak hingga 13 persen dan lonjakan harga gas alam Eropa sebesar 50 persen mendorong saham Shell, BP, dan TotalEnergies naik antara 2 persen hingga 3 persen. 

Selain itu, sektor pertahanan dan pelayaran seperti Maersk dan BAE Systems tetap mampu mencatatkan pertumbuhan di tengah ketidakpastian geopolitik yang kini mendominasi perhatian investor melampaui data ekonomi manufaktur zona Euro yang sebenarnya menunjukkan pertumbuhan positif.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya