Berita

Duta Besar (Dubes) Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi di rumah dinasnya, Jalan Madiun No. 1, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 2 Maret 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Iran Geram Kepemilikan Senjata Nuklir Israel Tak Disoal Dunia Internasional

SELASA, 03 MARET 2026 | 02:08 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kepemilikan senjata nuklir oleh Israel menjadi salah satu penyebab kekecewaan Iran pada dunia internasional. Pasalnya, tidak ada lembaga internasional termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mempersoalkan hal tersebut. 

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Republik Indonesia, Mohammad Boroujerdi menyatakan, kepemilikan senjata nuklir oleh Israel patut dipertanyakan karena negara Zionis ini bukan anggota Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

"Rezim Zionis Israel seperti yang diketahui memiliki bom atom secara ilegal, dan Amerika berdampingan dengan rezim ini," kata Boroujerdi dalam jumpa pers rumah dinasnya, Jalan Madiun No. 1, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 2 Maret 2026.


"Rezim ini juga saya sebutkan kembali, dia bukan anggota IAEA, bukan bagian dari NPT (Non-Proliferation Treaty), telah mengancam seluruh negara tetangganya terhadap penggunaan bom nuklir, " sambungnya.

Di samping itu, Boroujerdi menyindir fakta tentang Israel sebagai suatu negara yang telah secara nyata melakukan genosida di Palestina dan Gaza, tetapi malah menuding Iran sebagai ancaman dunia.

Oleh karena itu, dia miris dengan kondisi dunia saat ini yang membiarkan Israel bersama-sama dengan AS merusak tatanan dunia dan hukum internasional, dengan propaganda yang dilanjutkan dengan agresi.

"Dan ironisnya, kenyataan pahit ironis yang harus disampaikan adalah sebuah pihak, seperti rezim Zionis Israel memberikan cap kepada Iran sebagai pihak yang berorientasi kepada kekerasan dan peperangan," demikian Boroujerdi menambahkan.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya