Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Merah Terbakar Perang Timur Tengah

SENIN, 02 MARET 2026 | 08:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada Senin, 2 Maret 2026, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Iran melancarkan serangan balasan menyusul kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. 

Pergerakan saham langsung tertekan sejak awal perdagangan.

Dikutip dari CNBC International,  indeks Nikkei 225 Jepang dibuka turun hampir 2 persen, sementara indeks Topix melemah 2,1 persen. Secara keseluruhan, Nikkei tercatat turun sekitar 0,86 persen ke level 58.357,82. 


Di Australia, indeks ASX 200 terkoreksi 0,38 persen pada awal sesi. Indeks KOSPI Korea Selatan sebelumnya tercatat turun 1 persen, namun pasar Korea Selatan tutup karena hari libur nasional.

Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di 26.465, lebih rendah dari penutupan sebelumnya di 26.630,54.

Di Jepang, saham-saham sektor pertahanan justru menguat di tengah eskalasi konflik. Mitsubishi Heavy Industries, Kawasaki Heavy Industries, dan IHI yang memiliki lini bisnis pertahanan naik lebih dari 1 persen, mencerminkan sentimen pasar terhadap potensi peningkatan belanja militer.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan operasi militer di Iran akan terus berlanjut setelah tiga personel militer AS dilaporkan tewas. Pernyataan tersebut semakin mempertebal sentimen negatif di pasar keuangan global.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya